KUALATUNGKAL - Pesta demokrasi tinggal dua hari lagi. Memanfaatkan waktu yang tersisa, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)Tanjab Barat kian gencar melakukan cek validitas data pemilih.
Hal ini terpaksa dilakukan oleh pihak KPU dengan sistem jemput bola, khususnya terhadap masyarakat yang tidak bisa memilih di tempat asalnya. Seperti sakit, menjalani proses hukum, maupun yang tengah menjalani binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP).
Untuk memastikannya, pihak KPU menyasar lokasi seperti RSUD Daud Arief Kualatungkal, Mapolres Tanjabbar dan LP Bram Itam.
"Kita harus jemput bola dan ini kita tidak sendirian melakukannya, kita juga didampingi oleh beberapa orang anggota dari Panwas Kecamatan," terang Suroso, salah seorang Komisioner KPUD Tanjab Barat, Senin (7/12).
Saat ini menurutnya, pihaknya baru melakasanakan pengecekan sementara dan sepenuhnya belum rampung, lantaran masih belum selesai semua untuk didata.
"Untuk pemilih yang menjalani proses pengobatan di RSUD Insya Allah Selasa ini semua sudah clear," sambungya.
Meski demikian, dirinya menuturkan kalau untuk jumlah Data Pemilih di LP sudah clear. Hanya tinggal data pemilih binaan yang memilih di luar kabupaten saja.
Dirinya mengharapkan agar adanya kepastian hak pilih masyarakat yang telah terdaftar untuk bisa terpenuhi. Sehingga masyarakat bisa berpartisipasi dalam menyukseskan pilkada serentak ini. Saat disinggung soal animo masyarakat dengan langkah yang diambil oleh pihaknya ini.
Suroso mengaku masyarakat sangat antusias. "Karena masyarakat ingin menggunakan hak suara ataupun hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Masyarakat ingin memilih pemimpin daerah sesuai pilihannya," ujar Suroso.(*)
Penulis : Lian
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang