HALOSUMATERA.COM – Lahan karet seluas 1,5 hektare terbakar di Desa Muhajirin, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, Kamis sore 4 Maret 2021. Sejauh ini Polres Muarojambi masih melakukan penyelidikan pelaku pembakaran lahan tersebut.
Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto kepada halosumatera.com berterima kasih kepada jajaran desa setempat, babinkamtibmas, babinsa dan masyarakat peduli api yang telah sigap memadamkan api di lokasi ini.
Kapolres menghimbau, agar masyarakat jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena merupakan tindakan kejahatan.
“Akan dilakukan penyelidikan, apabila diketahui siapa pelakunya dilakukan penegakan hukum,” kata Kapolres Kamis 4 Maret 2021.
Terkait lansia yang ada di pondok di lokasi kebakaran lahan, Kapolres mengatakan bahwa yang bersangkutan adalah pemilik lahan. Keterangan sementara, saat kejadian yang bersangkutan sedang berada di rumah.
“Tadi kita jemput dan dimintai keterangan. Saat kebakaran sedang dirumah. Tapi tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan menyuruh orang untuk membakar lahan ini. Ini masih dilakukan penyelidikan,” ujar Kapolres.
Diharapkan, jika ditemukan titik api, agar langsung dilakukan pemadaman. Kapolres telah memerintahkan jajaran polsek untuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik itu jajaran desa, masyarakat peduli api, BPBD dan Manggala Agni di Kabupaten Muarojambi.(*)
Pewarta: Eko Wijaya
Editor: Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata