Mahasiswa Rapat Tertutup di Perkumpulan Hijau, Risky: Kami Akan Aksi di Polda Jambi


Minggu, 23 Juli 2023 - 08:17:42 WIB - Dibaca: 688 kali

Undangan Konsolidasi tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau Jambi. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Pasca insiden pembubaran masyarakat di lokasi PT FPIL belum lama ini, Ikatan Mahasiswa Kumpeh (Imaku) dengan mahasiswa elemen di beberapa universitas menggelar pertemuan tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau, Sabtu sore.

Konsolidasi ini membahas terkait rencana aksi mahasiswa menyikapi aksi pembubaran masyarakat saat melakukan blockade jalan, selama 17 hari.

M Risky, Ketua Ikatan Mahasiswa Kumpeh (IMAKU) dikonfirmasi halosumatera.com, Sabtu malam membenarkan bahwa ada konsolidasi tertutup.

Kata dia, hasil konsolidasi tersebut, mahasiswa dan elemen lainnya akan menggelar aksi ke Polda Jambi, Senin 24 Juli 2023.

Aksi ini sebagai solidaritas, terkait pembubaran masyarakat di FPIL tanggal 20 Juli 2023 lalu. “Kami mengecam itu, atas tindakan represif dari aparat,” kata M Risky.

Sementara itu, Mujib Barohman, Presma Dema UIN STS Jambi dikonfirmasi halosumatera.com, Sabtu malam (22/7/23) membenarkan, bahwa ada konsolidasi tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau, Telanai.

Kata Mujib, pihak Perkumpulan Hijau hanya menyediakan fasilitas dan tempat untuk pertemuan mahasiswa.

“Iya ini rapat tertutup. Terkait aksi pembubaran oleh pihak kepolisian, dan kami rencana aksi di Polda Jambi,” ujar Mujib dihubungi via telpon, Sabtu malam.

Sementara itu, Ketua Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Jambi, Fransdoddy, mengatakan, aksi blockade jalan yang dilakukan masyarakat bukan tanpa sebab. Sebelum itu, ada petani yang berkonflik dengan PT FPIL ditahan.

“Jadi aksi pendudukan jalan dan penutupan jalan itu bagian dari tuntutan untuk pembebasan petani yang ditahan, disamping penyelesaian konflik dengan PT FPIL,” ujar Dody.

Dody menambahkan, terkait adanya gerakan mahasiswa terhadap kasus ini, yang perlu disampaikan bukan soal tindakan represif saja, tapi harus menyertakan persoalan konflik lahannya.

“Karena PT FPIL disini telah mengambil hak masyarakat, dan ada eksploitasi pekerja dibawah umur. Saya ada dokumentasinya. Ini harus diangkat. Silahkan saja bagi adek-adek mahasiswa melakukan aksi solidaritasnya,” ujar Fransdoddy dikonfirmasi Sabtu malam.(*/tim)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjung Jabung Barat Marina Septian

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Santuni 100 Anak Yatim di Momen Milad ke-60

TANJAB BARAT - Dalam rangka memperingati Hari Milad ke-60, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Wabup Katamso Pimpin Rapat Pembahasan IPLM, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Strategi Penguatan Literasi

TANJAB BARAT – Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap penguatan literasi masyarakat, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., memi

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama Peringati Nisfu Syaban

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama dalam rang

Advertorial

Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Anwar Sadat dan Wabup Katamso Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

BOGOR – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dan Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., hadir dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Advertorial


Advertisement