Mahasiswa Rapat Tertutup di Perkumpulan Hijau, Risky: Kami Akan Aksi di Polda Jambi


Minggu, 23 Juli 2023 - 08:17:42 WIB - Dibaca: 724 kali

Undangan Konsolidasi tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau Jambi. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Pasca insiden pembubaran masyarakat di lokasi PT FPIL belum lama ini, Ikatan Mahasiswa Kumpeh (Imaku) dengan mahasiswa elemen di beberapa universitas menggelar pertemuan tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau, Sabtu sore.

Konsolidasi ini membahas terkait rencana aksi mahasiswa menyikapi aksi pembubaran masyarakat saat melakukan blockade jalan, selama 17 hari.

M Risky, Ketua Ikatan Mahasiswa Kumpeh (IMAKU) dikonfirmasi halosumatera.com, Sabtu malam membenarkan bahwa ada konsolidasi tertutup.

Kata dia, hasil konsolidasi tersebut, mahasiswa dan elemen lainnya akan menggelar aksi ke Polda Jambi, Senin 24 Juli 2023.

Aksi ini sebagai solidaritas, terkait pembubaran masyarakat di FPIL tanggal 20 Juli 2023 lalu. “Kami mengecam itu, atas tindakan represif dari aparat,” kata M Risky.

Sementara itu, Mujib Barohman, Presma Dema UIN STS Jambi dikonfirmasi halosumatera.com, Sabtu malam (22/7/23) membenarkan, bahwa ada konsolidasi tertutup di Kantor Perkumpulan Hijau, Telanai.

Kata Mujib, pihak Perkumpulan Hijau hanya menyediakan fasilitas dan tempat untuk pertemuan mahasiswa.

“Iya ini rapat tertutup. Terkait aksi pembubaran oleh pihak kepolisian, dan kami rencana aksi di Polda Jambi,” ujar Mujib dihubungi via telpon, Sabtu malam.

Sementara itu, Ketua Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Jambi, Fransdoddy, mengatakan, aksi blockade jalan yang dilakukan masyarakat bukan tanpa sebab. Sebelum itu, ada petani yang berkonflik dengan PT FPIL ditahan.

“Jadi aksi pendudukan jalan dan penutupan jalan itu bagian dari tuntutan untuk pembebasan petani yang ditahan, disamping penyelesaian konflik dengan PT FPIL,” ujar Dody.

Dody menambahkan, terkait adanya gerakan mahasiswa terhadap kasus ini, yang perlu disampaikan bukan soal tindakan represif saja, tapi harus menyertakan persoalan konflik lahannya.

“Karena PT FPIL disini telah mengambil hak masyarakat, dan ada eksploitasi pekerja dibawah umur. Saya ada dokumentasinya. Ini harus diangkat. Silahkan saja bagi adek-adek mahasiswa melakukan aksi solidaritasnya,” ujar Fransdoddy dikonfirmasi Sabtu malam.(*/tim)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement