HALOSUMATERA.COM – Dinas Perkebunan Kabupaten Tanjabbar masih mendata sejumlah perusahaan plasma di Tanjabbar apakah sudah mengantongi Izin Usaha Perkebunan atau tidak. Bahkan masih ditelusuri keberadaan salah satu perkebunan sawit diduga berada di kawasan Hutan Lahan Gambut (HLG).
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjabbar Ir Melam Bangun, sejauh ini belum mendapat laporan adanya salah satu perusahaan plasma berada di kawasan gambut.
Seperti di perbatasan Tanjabtim, yakni di kawasan Sungai Dualap, terdapat satu perusahaan plasma, yakni PT Borneo dengan luasan 300 hektare.
“Nanti kita cek hari Senin, belum ada laporan (apa masuk kawasan HLG atau tidak),” kata Melam, Sabtu kepada halosumatera.com.
Tak hanya keberadaan plasma di lahan gambut, pihaknya juga akan melakukan croscek soal IUP nya.
Begitu juga yang disampaikan Plt Kabid Perkebunan Umar Dhani, belum mendapat laporan ada salah satu perusahaan di perbatasan Tanjabbar dan Tanjabtim berada di kawasan gambut.
Terpisah Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Suprayogi Syaiful juga belum mengetahui soal keberadaan salah perusahaan plasma yang berada di lahan gambut.
“ Nanti kite cari info om. Boleh ni diselidiki. Investigasi dulu kite,” katanya singkat.(*/nik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata