Meningkatkan Kompetensi 4C Peserta Didik dengan Memanfaatkan Limbah Buah dan Sayur


Senin, 03 Juli 2023 - 13:21:40 WIB - Dibaca: 644 kali

Foto bersama guru bidang studi kimia dan siswa kelas XI IPA 1 di SMAN 7 Sarolangun. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Minarni, S.Pd., M.Si, selaku dosen Pendidikan Kimia Universitas Jambi, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis 25 Mei di SMA Negeri 7 Sarolangun.

Kegiatan dengan judul “Pemanfaatan Limbah Buah dan Sayuran Pasar Sebagai Bahan Baku pada Pembuatan Indikator Asam Basa Alami pada Praktikum Kimia untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Peserta Didik SMAN 7 Sarolangun” ini dilaksanakan selama 2 hari, dari 25 hingga 26 Mei 2023.

Persiapan yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu pengambilan sampel limbah berupa buah-buahan yang diambil di Pasar Atas Sarolangun.

Adapun sampel yang digunakan pada percobaan pembuatan indikator asam basa menggunakan kulit buah naga, alpukat, jeruk dan pepaya.

Pemanfaatan limbah buah dan sayuran sebagai bahan baku pembuatan indikator asam basa alami dianggap sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa karena menggunakan lingkungan sekitar sebagai objek praktikum.

Selain itu, selama pelaksanaan percobaan yang berlangsung di laboratorium SMAN 7 ini, para peserta didik kelas XI IPA 1 yang terlibat diberikan E-LKPD untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

Kegiatan ini meliputi survei kebutuhan mitra. Survei awal kebutuhan mitra dilakukan untuk mengetahui masalah mitra yang dialami di SMAN 7 Sarolangun. Analisis situasi dimulai dengan data dari survei awal.

Salah satu guru kimia di SMAN 7 Sarolangun diwawancarai untuk melakukan survei. Selanjutnya penentuan masalah prioritas dan topik kegiatan dilakuan. Beberapa masalah dievaluasi untuk menentukan masalah prioritas mana yang akan diselesaikan dan solusi apa yang tersedia untuk menyelesaikannya.

Masalah prioritas yang dipilih bersama mitra adalah peningkatan kompetensi 4C siswa SMAN 7 Sarolangun.

Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra maka solusi yang dapat ditawarkan pengusul pengabdian adalah dengan dilaksanakannya program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan guru lebih meningkatkan kompetensi 4C (creativity, critical thinking, collaboration dan communication) dalam proses pembelajaran kimia, dalam hal ini dilakukan pemanfaatan limbah buah dan sayuran pasar sebagai bahan baku pembuatan indikator asam basa alami.

Kegiatan ini juga menambah wawasan dan latihan dalam meningkatkan kompetensi 4C peserta didik. Inovasinya ini bertujuan agar kompetensi 4C lebih banyak diterapkan guru dalam pelaksanaan pembelajaran kimia agar membantu para peserta didik dalam proses belajar kimia.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi 4C siswa SMAN 7 Sarolangun. Tujuannya adalah agar siswa menjadi pemikir yang kreatif dan kritis dan siap menghadapi tantangan masa depan.(***)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu

Berita Daerah

Kapolres Tanjabbar dan Jajaran Polsek Merlung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Imbauan Keselamatan

MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu

Berita Daerah

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah


Advertisement