JAMBI - Tidak hanya melihat pabrik kopi arabika di PT. Agro Tropic Nusantara, Syafril Nursal juga menyapa petani kentang di Kecamatan Kayu Aro. Kedatangan calon wakil gubernur Jambi nomor urut 2 untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi petani.
Dari hasil diskusi dan dialognya, Syafril mengatakan ada beberapa perosalan yang dihadapi para petani. Diantaranya adalah persoalan harga dan pemasaran karena belum mendapatkan keuntungan lebih.
"Hasil kentang petani sangat luar biasa, hanya saja terkendala pemasaran dan harganya. Saya kira kedepan pemerintah harus ikut campur, terutama dalam pemasarannya. Kalau dari sisi produknya petani kita sudah hebat, sudah mampu memproduksi kentang yang kualitas nomor satu, cuma tadi terkendala marketing, dan harga," kata Syafril.
Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menyebutkan, apabila dirinya bersama Fahrori terpilih, maka petani adalah salah satu yang akan menjadi perhatian. Dengan cara membentuk asosiasi petani kentang yang diikuti dengan pendirian koperasi.
"Sekarangkan mereka mendapat keuntungan kecil karena bnyak tengkulak-tengkulaknya, karena tidak ada Koperasi jadi mereka tertekan. Kasian, padahal mereka bisa hidup sejahtera dengan hasil kentangnya," katanya.
"Ini salah satu fokus kita, karena ini adalah komoditas unggulan kita di Kerinci. Harus di berikan perhatian supaya petani bisa sejahtera," tukasnya. (*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata