KUALATUNGKAL - Sumringah dan tenang, tampak dari raut wajah Drs Mukri, calon Bupati Tanjabbar bersama pendampingnya Harnuni. Pasangan MURNI ini berhasil mendapatkan dukungan partai politik, meski sebelumnya sempat kehilangan PKS.
Usai mendaftar, Mukri diberi kesempatan untuk memberikan sambutan. Menariknya, Mukri tampak bersyukur karena dia dan pendampingnya diberi kepercayaan oleh Gerindra dan PPP untuk maju pada Pilkada tahun ini.
Dari pengakuan Mukri, ternyata sudah dua tahun melirik Harnuni untuk dijadikan pendampingnya. Sejak masih aktif di Kadispenda Tanjabbar, Mukri melihat pelbagai prestasi yang ditoreh Harnuni. Harnuni dua tahun berhasil memimpin desanya untuk taat membayar PBB.
"Dari situlah, saya jatuh cinta dengan Harnuni," celoteh Mukri dihadapan Komisioner KPU.
Mukri menambahkan, dirinya sudah melepaskan jabatannya sebagai PNS meski delapan tahun lagi memasuki masa pensiun.
Mukri mengaku, keinginannya untuk mencalonkan Bupati bukan karena gila jabatan, akan tetapi dukungan dari masyarakat yang menginginkannya untuk maju menuju BH 1 EZ.
Sementara itu, Harnuni, menuturkan, bila dipercaya memimpin Tanjabbar bersama Drs Mukri, dirinya akan membangunkan rumah untuk anak yatim di Tanjab Barat.
"Kalau kami terpilih, keinginan saya membangun rumah untuk tempat tinggal anak yatim. Mudah-mudahan cita-cita kami tercapai," ungkap Harnuni.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang