PAMSIMAS di Desa Lubuk Terentang Hanya Difungsikan Saat Kemarau


Selasa, 30 April 2024 - 16:18:49 WIB - Dibaca: 1137 kali

Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) III yang berada di RT 03, Dusun Kampung Baru, Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi terkesan terlantar. / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR - Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) III yang berada di RT 03, Dusun Kampung Baru, Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi terkesan terlantar. Meski fasilitas Pamsimas masih utuh, warga yang menggunakannya saat musim kemarau.

Pantauan halosumatera.com, Minggu (28/4/24), bangunan PAMSIMAS III yang diserahkan ke masyarakat pada 2021 lalu ini tampak tidak terawat. Banyak tumbuhan liar di sekitar bangunan. Cat bangunan juga mulai mengelupas, serta dinding keramik yang terpasang mulai ditumbuhi lumut. 

Kendati demikian, peralatan penyedot air masih lengkap, bak atau tedmon penampung air masih utuh, begitu juga dengan KWH listrik masih terpasang.

Kepala Desa Lubuk Terentang, Mulyadi S Pd kepada halosumatera.com, Selasa (30/4/24) saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa PAMSIMAS yang berada di desanya masih berfungsi.

Kata dia, warga hanya menggunakan sumber air bersih tersebut saat musim kemarau. "Karena masing-masing warga di sekitar bangunan PAMSIMAS rata-rata sudah punya sumur sendiri. Kalau musim kemarau, PAMSIMAS difungsikan," jelas Mulyadi.

Dikatakan dia, bangunan tersebut sebenarnya tidak terlantar, hanya saja saat ini yang mengurus bangunan tersebut sedang dalam penunjukkan.

"Belum ada yang mengurusi bangunan itu, dan sarana lainnya, jadi terkesan terlantar," ujarnya.

Kendati demikian, Mulyadi berjanji akan menunjuk warganya untuk menjaga bantuan proyek air bersih tersebut, dan memanfaatkannya untuk kebutuhan air bersih di desa yang dia pimpin.

"Itu sampai ke masjid dan sekolah, pipanya sudah terpasang," tukas dia.

Sebagaimana diketahui, PAMSIMAS merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. 

Program PAMSIMAS I diluncurkan pada 2008-2012 dan PAMSIMAS II (2013-2015), telah berhasil menambah akses air minum aman bagi 10,4 juta jiwa dan akses sanitasi layak bagi 10,4 juta jiwa di lebih dari 12.000 desa/kelurahan yang tersebar di 233 kabupaten/kota di 32 provinsi di Indonesia.

Selanjutnya Program PAMSIMAS fase ketiga (PAMSIMAS III) dilaksanakan pada kurun waktu 2016-2020, dan menyasar 15.000 desa sasaran baru serta mengelola keberlanjuran program di hampir lebih dari 27.000 desa peserta PAMSIMAS di seluruh Indonesia.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement