KUALATUNGKAL – Panwaslu Tanjab Barat menilai pelaksanaan debat kandidat, termasuk sindiran-sindiran yang dilontarkan sesama pasangan calon, masih dianggap wajar.
Ketua Panwaslu Tanjabbar, Hadi Siswa mengatakan, masing-masing paslon masih bisa menahan diri saat debat kandidat Sabtu malam. Intinya, ketiga paslon telah berbuat yang terbaik, sehingga pelaksanaan debat publik itu berjalan lancar.
Hanya saja, Hadi Siswa menyesalkan sorakan-sorakan dari masing-masing paslon. Sorakan itu tentu dapat mengganggu konsentrasi kandidat saat mengikuti debat.
“Dalam tata tertib itu tidak boleh, seharusnya itu ditegur oleh moderator debat,” kata Hadi Siswa.
Untung saja, sorakan tim sukses tidak mempengaruhi jalannya debat dan masing-masing pasangan calon bisa menahan diri, dan tidak saling mencari kesalahan antar paslon Bupati dan Wakil Bupati.
Untuk diketahui, debat publik kandidat ini adalah tahapan kampanye yang digelar KPUD Tanjabbar, dengan mengundang tiga panelis dari UNJA dan IAIN Jambi. Mereka adalah Guru Besar IAIN Prof Dr Muchtar Latif M Pd, Guru Besar UNJA Prof Dr Syamsul Rizal Tan SE MA dan Dr Bahder Johan Nasution SH M Hum.
Sementara Moderator debat, Drs Bambang Purwoko MA, Dosen Fisipol dari Universitas Gajah Mada (UGM). Pelaksanaan debat berjalan seru, meski ada pernyataan dari salah satu paslon menggelitik undangan yang hadir di ruang paripurna itu.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta