Pasca Putusan MK, Peta Politik Jelang Pilkada Berubah Total


Sabtu, 11 Juli 2015 - 00:03:52 WIB - Dibaca: 2211 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK), situasi politik menjelang pendaftaran di KPUD Tanjabbar spontan berubah. Betapa tidak, banyak figur-figur potensial yang bakal maju pada Pilkada Tanjabbar berasal dari kalangan legislatif.

Beberapa nama anggota DPRD yang dijagokan bakal maju Pilbup antaralain Faisal Riza (Ketua DPRD Tanjabbar), Muhammadiyah (Anggota DPRD Provinsi Jambi), Suhatmeri (Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar), Abdul Hamid Siman (Anggota DPRD Tanjabbar) dan Alamsyah (Anggota DPRD Tanjabbarr).

Dengan putusan MK yang menyatakan anggota DPRD yang bakal maju pilkada harus mengundurkan diri, membuat peta politik di Tanjabbar jelang pemilukada sontak berubah.

Para wakil rakyat tersebut mulai pikir-pikir untuk melanjutkan niatnya memperebutkan kursi BH 1 EZ.

Ketua DPD PAN Tanjab Barat H Suhatmeri dikonfirmasi wartawan soal putusan MK tersebut mengaku masih berfikir untuk maju pilbup mendatang.

“Saya masih istikharah dulu, maju apa tidaknya kita tunggu saja,” kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar ini.

Sementara itu, Muhamadiyah dan Faizal Riza yang berasal dari calon kuat Partai Gerindra juga mengaku hal yang sama. Mereka masih pikir-pikir soal rencana maju pada Pilbup mendatang.

“Kalau DPP memutuskan saya atau Icol saya siap, namun DPP Gerindra kan cerdas, sebab kami berdua merupakan kader terbaik Gerindra, apakah Gerindra rela kehilangan kami di legislatif,” kata Muhammadiyah yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini.

Muhammadiyah berharap, ada kader lain seperti Esrita Usman yang bisa maju mendukung Gerindra pada Pilkada mendatang.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Tanjabbar yang digadang-gadang bakal digandeng DR Ir Safrial MS, dirinya juga mengaku harus berfikir lebih matang. “Kita pikir dulu,”ungkapnya singkat.

Sedangkan Alamsyah, yang juga kader Partai Gerindra, bakal mendampingi Drs Mukri pada Pilkada mendatang menyatakan sikap untuk tidak maju.

“Kecuali sudah ada keputusan dari Gerindra lebih awal dari keputusan MK, bisa saja saya tetap melanjutkan niat untuk maju. Lagi pula, posisi saya ini hanya sebagai bakal calon bupati, lebih baik saya membatalkan untuk maju pilkada,” tukas Alamsyah.(*)

Penulis : Hery

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Bantu Sapi Kurban di Masjid Al Falah, Gubernur Serahkan Sapi Presiden di Islamic Center

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad

Berita Daerah

Kapolda Jambi Harapkan Persatuan Jaga Kamtibmas Menuju Jambi Bahagia

JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da

Berita Daerah

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah


Advertisement