Pasca Putusan MK, Peta Politik Jelang Pilkada Berubah Total


Sabtu, 11 Juli 2015 - 00:03:52 WIB - Dibaca: 2274 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK), situasi politik menjelang pendaftaran di KPUD Tanjabbar spontan berubah. Betapa tidak, banyak figur-figur potensial yang bakal maju pada Pilkada Tanjabbar berasal dari kalangan legislatif.

Beberapa nama anggota DPRD yang dijagokan bakal maju Pilbup antaralain Faisal Riza (Ketua DPRD Tanjabbar), Muhammadiyah (Anggota DPRD Provinsi Jambi), Suhatmeri (Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar), Abdul Hamid Siman (Anggota DPRD Tanjabbar) dan Alamsyah (Anggota DPRD Tanjabbarr).

Dengan putusan MK yang menyatakan anggota DPRD yang bakal maju pilkada harus mengundurkan diri, membuat peta politik di Tanjabbar jelang pemilukada sontak berubah.

Para wakil rakyat tersebut mulai pikir-pikir untuk melanjutkan niatnya memperebutkan kursi BH 1 EZ.

Ketua DPD PAN Tanjab Barat H Suhatmeri dikonfirmasi wartawan soal putusan MK tersebut mengaku masih berfikir untuk maju pilbup mendatang.

“Saya masih istikharah dulu, maju apa tidaknya kita tunggu saja,” kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar ini.

Sementara itu, Muhamadiyah dan Faizal Riza yang berasal dari calon kuat Partai Gerindra juga mengaku hal yang sama. Mereka masih pikir-pikir soal rencana maju pada Pilbup mendatang.

“Kalau DPP memutuskan saya atau Icol saya siap, namun DPP Gerindra kan cerdas, sebab kami berdua merupakan kader terbaik Gerindra, apakah Gerindra rela kehilangan kami di legislatif,” kata Muhammadiyah yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini.

Muhammadiyah berharap, ada kader lain seperti Esrita Usman yang bisa maju mendukung Gerindra pada Pilkada mendatang.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Tanjabbar yang digadang-gadang bakal digandeng DR Ir Safrial MS, dirinya juga mengaku harus berfikir lebih matang. “Kita pikir dulu,”ungkapnya singkat.

Sedangkan Alamsyah, yang juga kader Partai Gerindra, bakal mendampingi Drs Mukri pada Pilkada mendatang menyatakan sikap untuk tidak maju.

“Kecuali sudah ada keputusan dari Gerindra lebih awal dari keputusan MK, bisa saja saya tetap melanjutkan niat untuk maju. Lagi pula, posisi saya ini hanya sebagai bakal calon bupati, lebih baik saya membatalkan untuk maju pilkada,” tukas Alamsyah.(*)

Penulis : Hery

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement