Pasokan Gas Menurun, Dua Mesin di PLTG Nganggur


Rabu, 11 November 2015 - 15:21:17 WIB - Dibaca: 2036 kali

Perbaikan Mesin PLTG Tanjungjabung Power Beberapa Waktu Lalu.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – PT PLTG Tanjungjabung Power hanya mengoperasikan lima mesin setiap hari, lantaran suplai gas dari Petrochina menurun. Sedangkan dua mesin lagi terpaksa nganggur.

Sejauh ini belum ada kepastian dari PT Petrochina Ltd untuk menambah pasokan gas ke pembangkit mini di Terjun Jaya.

Hal ini dibenarkan Plant Manager PT PLTG TJP, Dicky Riyadi, dihubungi infotanjab.com, Rabu.

“Saya belum dapat kepastian dari Petrochina perihal penambahan gasnya,” kata Dicky.

Dia mengatakan, saat ini hanya 5 engine yang running di siang hari. Sedangkan pada beban puncak, bisa enam engine yang dioperasikan, tergantung suplai gas dari Petrochina.

Bila dirincikan, total daya yang tersalur dari PLTG, rata-rata 10 MW sampai 11 MW. Sedangkan sebelumnya, pasokan listrik mencapai 16 MW.

“Mungkin kalau gasnya masih tidak membaik, terpaksa kita pindah 1 engine dulu, dari pada nganggur. Karena kita hanya tergantung dari pasokan gas, dimanapun ada gas, tinggal pindahin aja enginenya,” ujar Dicky.

Kata dia, PT TJP bisa saja memindahkan engine yang nganggur di PLTG Terjun Jaya ke pembangkit di Teluk Lembu, Duri, Langgam, Palembang, Lampung, Batam, Bintan, Kalimantan, Papua, Surabaya dan Jakarta.

“Kita juga tetap kena complaint, karena ada dua engine yang tidak beroperasi, sementara costnya terbilang tinggi,” timpal dia.

Ditanya soal kontrak gas antara PLTG dengan Petrochina, Dicky tak menyebutkan, dia beralasan kontrak baru ada di kantor Jakarta. “Kita tahunya pressure gas yang tersalurkan 50 psi sampai dengan 60 psi,” jelas dia.

“Pada prinsipnya, dimana ada gas kami siapkan mesin, karena mesin kita banyak,” timpal Dicky.

Sementara  itu, akibat tekanan gas dari Petrochina ke PLTG Terjun Jaya menurun, listrik di Kualatungkal dan sekitarnya terpaksa dipadamkan dua sampai tiga jam setiap malam.

“Sementara ini kita padamkan saat beban puncak, karena ada penurunan suplai gas dari Petro ke PLTG. Ini berdasarkan surat yang kita terima dari PLTG belum lama ini,” kata M Arham Ginting, Kepala Rayon PLN Kualatungkal.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Anwar Sadat Hadiri Gerakan Ekonomi Kerakyatan Pasar Malam

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri kegiatan Gerakan Ekonomi Kerakyatan Melalui Pasar Malam yang digelar di

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Pimpin Rakor Pembangunan Jargas Rumah Tangga di Tanjab Barat

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah T

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi Kepala Sentra Alyatama Kemensos RI

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menerima audiensi Kepala Sentra Alyatama Kementerian Sosial Republik Indonesia Perwakilan

Advertorial

Wabup Katamso Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjung Jabung Barat Marina Septian

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Santuni 100 Anak Yatim di Momen Milad ke-60

TANJAB BARAT - Dalam rangka memperingati Hari Milad ke-60, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial


Advertisement