Pembangunan Infrastuktur di Desa Sinar Wajo Terus Menggeliat


Sabtu, 14 November 2020 - WIB - Dibaca: 1636 kali

Kades Sinar Wajo Kabupaten Tanjab Timur, Provinsi Jambi, Ratnawati. / HALOSUMATERA.COM

TANJABTIM (halosumatera.com) - Semenjak adanya Dana Desa (DD), pembangunan infrastruktur di Desa Sinar Wajo, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi semakin menggeliat.

Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Ratnawati, Desa Sinar Wajo terus berbenah soal pembangunan infrastruktur pedesaan. 

Kepala Desa wanita yang dikenal cerdas, ramah, dan bersahaja itu mampu menjalankan roda pemerintahan di Desa Sinar Wajo dengan baik, terukur dan terarah. Ratnawati terus menjawab kebutuhan Infrastruktur masyarakat di desanya dengan pemanfaatan Dana Desa.

Ratnawati merupakan salah satu Kades wanita bertalenta dari beberapa desa yang ada di Kabupaten berjuluk Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. 

Wanita berhijab ini resmi dipilih oleh masyarakat menjadi Kepala Desa Sinar Wajo pada tahun 2016 lalu. Setelah dilantik, Ratnawati terus berusaha mengemban tugas dan amanah yang dipercayakan kepadanya itu dengan sebaik-baiknya.

Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat, dimanfaatkan oleh Ratnawati untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sinar Wajo. Pembangunan infrastruktur Desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu program kerjanya.

Tahun ini, salah satu program fisik yang ia laksanakan ialah pembangunan jembatan berkonstruksi beton di RT 06, Dusun Suka Jaya, Desa Sinar Wajo.

Jembatan yang telah rampung dibangun dengan panjang 36 meter dan lebar 3 ini, diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta menggeliatkan pembangunan dalam berbagai bidang.

Dalam pengerjaannya, pembangunan Jembatan yang diberi nama Jembatan Hujan Mas ini dilaksanakan secara padat karya tunai. Dengan melibatkan langsung masyarakat desa setempat sebagai pekerjanya.

"Salah satu program kerja saya adalah pembangunan infrastruktur Desa, seperti jembatan dan jalan. Jika infrastruktur bagus, maka perekonomian masyarakat Desa juga akan ikut berkembang,"kata Kepala Desa Sinar Wajo, Ratnawati saat dibincangi halosumatera.com di kantornya, Jumat (13/11/20).

Jembatan Hujan Mas yang dibangun tersebut menghubungkan antar 3 desa di Kecamatan Mendahara Ulu. Yakni Desa Sinar Wajo, Desa Sungai Beras, dan Desa Pematang Rahim. Selain itu, jembatan ini juga dapat menjadi akses menuju wilayah Kecamatan tetangga, yaitu Kecamatan Mendahara.

Jembatan ini juga mempermudah masyarakat mengeluarkan hasil panen dari kebunnya melalui jalur darat. Diketahui masyarakat di Desa Sinar Wajo sebagian besar bertumpu pada sektor perkebunan pinang dan kelapa sawit.

"Kita sama sama berharap agar masyarakat dapat turut serta merawat dan menjaga jembatan yang telah dibangun ini. Sehingga kedepan dapat bertahan lama dan berfungsi maksimal untuk menunjang perekonomian masyarakat,"tutup Ratnawati mengakhiri keterangannya.(*)

 

Pewarta: Eko Wijaya




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement