Pemuda Ini Tewas Saat Mencuri di Rumah Petani


Sabtu, 26 Maret 2016 - 20:46:09 WIB - Dibaca: 3724 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

PENGABUAN - Remaja tanggung, Eko Purwanto nekad melakukan pencurian di rumah Boirin (48), Parit Garuda, RT 8, Dusun Pancasila, Desa Suak Samin Kecamatan Pengabuan, Kamis malam (24/3). Hanya saja, pelaku diketahui meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan korban.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 21.00, Kamis (24/3).

Korban yang diketahui bekerja sebagai petani itu mengalami luka robek pada leher sebelah kiri dan kanan serta bagian belakang. Kemudian mengalami luka robek kecil di dada sebelah kanan dan lengan kanan. Diduga korban terkena senjata tajam.

Sementara pelaku, yang merupakan warga Parit II Kelurahan Teluk Nilau itu, meninggal dunia di rumah korban. Diketahui, ada luka robek di kepala bagian atas dan belakang. Kemudian luka robek pada kaki kanan dan telapak kaki jari manis sebelah kanan.

Sementara isteri Boirin (korban,red), Nuriyani (35) juga mengalami luka ringan, yakni luka robek di bagian kening dan luka lecet bekas gigitan pada tangan kanan, dan luka robek di bagian perut sebelah kanan.

Anak korban, Lailatul Bardiyah (15) hanya mengalami luka robek kecil di jari telunjuk kanan. Sementara adiknya, Siti Rahma, tidak mengalami luka.

Dari pengakuan saksi di lapangan, pada Kamis malam sekira pukul 20.00 korban mematikan lampu genset dan langsung tidur. Sejam kemudian, isteri korban mendengar suara teriakan minta tolong.

Sontak saja, Nuriyani dan anaknya terbangun, mendengar ayahnya berkelahi dengan pelaku di dalam rumah, dengan kondisi lampu padam.

Pada saat itu, Nuriyani menyaksikan pelaku jatuh telungkup. Isteri dan anak korban langsung menduduki pelaku serta mengikat kaki dan kepala dengan kain panjang. Kedua tangan diikat dengan tali tambang.

Korbanpun langsung menghidupkan lampu genset. Sekitar pukul 23.00  korban memanggil tetangganya, Ujik dan Jani. Warga sekitar langsung datang ke rumah korban dan diantar ke Puskesmas Teluk Nilau.

Sementara pelaku ditinggal di dalam rumah dalam keadaan diikat, hingga polisi tiba di TKP.

Kapolsek Pengabuan, Iptu Junaidi Anton dikonfirmasi infotanjab.com via telepon, Sabtu siang membenarkan peristiwa tersebut. 
Kata dia, pelaku curas meninggal dunia di TKP dan sudah dimakamkan di Parit Dua, dekat kediamannya.

Menurut Kapolsek, sementara ini  kasus tersebut tetap akan ditindaklanjuti apabila menemukan bukti-bukti baru di tempat kejadian perkara.(*)

Penulis : Haidir

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement