BRAM ITAM – Buaya yang menerkam Abdul Karim akhirnya dibelah warga, disaksikan BKSDA Jambi, aparat desa, Camat Bram Itam dan pihak kepolisian. Pasalnya, warga meyakini, kedua potongan tangan korban ada di perut buaya.
“Awalnya pihak BKSDA Jambi ingin membawa buaya itu ke Jambi tapi warga dan pihak keluarga tetap ngotot untuk membelahnya. Setelah disepakati, akhirnya buaya itu dibelah sekitar pukul 15.30 tadi,” kata Camat Bram Itam, Dirwandi dikonfirmasi infotanjab.com, Sabtu sore.
Setelah dibelah, kedua tangan korban pun ditemukan dalam kondisi terpotong-potong. Begitu juga isi perut korban ditemukan di dalam perut buaya.
Sisa potongan tangan korban akhirnya dikuburkan. “Kita juga sudah panggil para alim ulama, jadi potongan tangan korban dikuburkan sore tadi,” jelas camat.
Sementara itu, buaya itu dibawa BKSDA ke Jambi sebagai barang bukti dan penyidikan lebih lanjut.(*)
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini