Pintu Belakang Pesawat Tidak Tertutup Rapat


Jumat, 03 Juli 2015 - 21:18:07 WIB - Dibaca: 2464 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-128 tujuan Jambi, Kamis (2/7) pukul 18.30 Wib nyaris membatalkan penerbangan setelah siap lepas landas.

Tidak diketahui secara pasti alasan sang pilot menunda lepas landas, karena saat itu pesawat sudah mulai melaju kencang dilandasan  pacu. Melihat kejadian ini, seluruh penumpang terlihat pucat. Beberapa diantaranya sempat bertanya ke pramugari, apa gerangan yang terjadi.

Kegusaran penumpang ini cukup beralasan,  apalagi posisi pesawat saat itu setelah masuk kevlandasan pacu dan siap lepas landas, namun ketika laju pesawat mulai kencang tiba -tiba mengurangi kecepatannya. Oleh  pilot,  pesawat tersebut diarahkan kembali areal parkir.

Tidak lama kemudian, pilot mengumumkan melalui pengeras suara bahwa "take off" terpaksa ditunda karena ada kesalahan teknis.

"Berhubung ada kesalahan teknis, penerbangan GA-128 menuju Jambi terpaksa ditunda dalam beberapa waktu," kata sang pilot melalui pengeras suara.

Tidak lama berselang, pesawat milik BUMN itu kembali menuju landasan pacu dan lansung lepas landas.

Sekitar 15 menit mengudara, pilot Garuda tersebut baru mengumumkan ke penumpang perihal kejadian keterlambatan lepas landas tadi. Dalam kesempatan ini sang pilot juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

"Atas nama Garuda kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tadi. Namun penerbangan terpaksa kami tunda akibat ada pintu pesawat yang tidak tertutup rapat," ujar sang pilot.

Pernyataan pilot tersebut akhirnya menjawab rasa penasaran penumpang yang terlihat mulai gelisah.

Nandy, salah seorang penumpang menuturkan, kejadian ini sempat membuat penumpang diliputi rasa khawatir.  Apalagi saati ini warga Jambi masih trauma dengan tragedi jatuhnya pesawat Hercules milik TNI di Medan baru baru ini.

"Kita cukup menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi Garuda ini milik BUMN dan tercatat sebagai maskapai dengan pelayanan terbaik di dunia. Dengan kejadian ini setidaknya sudah mencoreng nama Garuda sebagai maskapai terbaik," kata Nandy.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement