Puluhan Warga di Desa Ini Bayar Rp 2,3 juta untuk Masang Listrik


Sabtu, 14 November 2020 - WIB - Dibaca: 1078 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

TANJABTIM- Sejumlah warga di Parit Jawa Timur, RT 20, Dusun Beringin, Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi meradang.

Pasalnya, meski uang telah mereka setor kepada oknum panitia penyambungan arus listrik PLN, namun hingga kini arus listrik dari Perusahaan Listrik Negara tersebut tak kunjung masuk ke rumah mereka.

Salah seorang warga Parit Jawa Timur, H. Bunyamin mengatakan, masyarakat di Parit Jawa Timur, Desa Sungai beras sudah dua kali menyetor uang terhadap oknum-oknum yang diduga tidak bertanggungjawab itu. 

Menurutnya, tercatat ada 60 lebih Kepala Keluarga (KK) yang telah menyetor uang yang jumlahnya mencapai Rp 2,3 juta persatu rumah tersebut.

"Setoran sudah dua kali. Pertama stor kepada orang yang dari Sarolangun itu satu juta tiga ratus, ini sudah lama tahun 2018 lalu. Kemudian baru baru ini, sudah hampir setahunlah stor lagi satu juta sama orang yang ngurus listrik ini, ya sampai sekarang listrik PLN belum masuk,"ujarnya, Jum'at (13/11/20).

Tokoh masyarakat di Parit Jawa Timur ini menjelaskan, untuk membayar meteran listrik PLN itu bahkan ada warga yang rela menjual emas dan harta benda lainnya, dengan harapan listrik PLN dapat segera mereka nikmati.

"Disini banyak masyarakat tidak punya. Bahkan ada yang rela jual mas untuk membayarnya. Mereka tahan tidak beli beras hanya untuk membayar arus listrik ini," jelasnya.

Ia menjelaskan, masyarakat di Parit Jawa Timur sebelumnya dijanjikan akan segera menikmati listrik PLN, dangan diharuskan membayar uang sebesar Rp 3,3 juta persatu rumahnya.

"4 juta pun saya sanggup, asal listrik PLN masuk. Kalau seperti ini kami selaku masyarakat meminta uang yang telah kami stor dikembalikan,"tegas Bunyamin.

Diketahui, masyarakat di Parit Jawa Timur, Desa Sungai Beras sudah bertahun-tahun mengunakan mesin Diesel bersama untuk Penerangan. Mereka sangat mendambakan jaringan Listrik dari PLN.

"Selama ini pakai Diesel. Hidupnya dari jam 6 sore sampai jam 11 malam,"tukas Bunyamin mengakhiri keterangannya.

Mananggapi hal ini, Manager PLN Rayon Muara Sabak, Helmi Lazuardi mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu mengecek daftar tunggu calon pelanggan listrik dari wilayah Desa Sungai Beras itu.

"Nanti saya cek lagi apakah sudah masuk daftar tunggu atau belum. Senin (16 November 2020, red) kami cek lagi, tapi sepertinya sampai hari jumat kemarin tidak ada,"ujar Helmi, Sabtu (14/11/20).(*)

Pewarta: Eko Wijaya




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement