JAMBI - Redaksi halosumatera.com bersilaturahmi dengan pengurus GMNI Provinsi Jambi di Jalan Gotong Royong, No 27, Sipin Jambi.
Kunjungan ini dalam rangka diskusi terkait permasalahan yang menjadi topik menarik saat ini, diantaranya konflik lahan di beberapa daerah di Provinsi Jambi.
Ketua GMNI Provinsi Jambi, Wiranto Manalu mengatakan, saat ini yang harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jambi adalah konflik-konflik agraria yang harus diselesaikan dengan cara revitalisasi gugus tugas reforma agraria.
Menurut Wiranto, Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Jambi sudah terbentuk 2019 lalu, di masa kepemimpinan Gubernur Fachrori Umar.
"Harapan kita pemerintah dapat memfungsikan kembali gugus tugas tersebut, karena masih banyak konflik yang terjadi," kata Wiranto.
GMNI Jambi, kata Wiranto, sejauh ini telah banyak mendampingi konfik-konflik agraria, dan intens mendampingi masyarakat yang terlibat konflik dengan korporasi yang melanggar UU Agraria.
Bagaimana dengan pansus konflik agraria yang dibentuk DPRD Provinsi? Menurut Wiranto, tidak efektif, lantaran hanya berlaku enam bulan.
"Sebaiknya dibubarkan saja, karena sampai sekarang menurut data yang kita punya, pencapaiannya belum ada," tukas Wiranto.
Secara terpisah, Christian Napitupulu mengatakan, bahwa permasalahan konflik yang terjadi saat ini, sepertinya belum mampu diselesaikan dengan baik, oleh pemerintahan saat ini.
"Harapan kami, pemerintah dapat lebih peduli lagi terhadap ribuan petani yang menjadi korban perampasan lahan," ujar Christian.(*)
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber