KUALATUNGKAL – Proyek jalan setapak beton yang digelontorkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi melalui DKP Kabupaten Tanjabbar tidak tepat sasaran. Pasalnya, jalan bernilai Rp 800 juta itu dibangun bukan di pemukiman nelayan.
Hal ini mendapat protes keras dari Ketua Fraksi Golkar, Syafrizal Lubis, dihubungi infotanjab.com, Jumat.
“Loh, kok bisa ada jalan setapak dari perikanan, dibangun bukan di areal pemukiman nelayan. Ini namanya program tak tepat sasaran,” kata Syafrizal.
Jalan setapak beton ini masih dalam pekerjaan rekanan, di Jalan Sejahtera V, RT 5, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir. Di lokasi ini, tak satupun ada nelayan yang berdomisili.
“Harusnya, proyek jalan setapak dari DKP ini kan peruntukkannya untuk daerah perkampungan nelayan. Kenapa bisa di dekat jalan bengkinang,” kata Ogek sapaan akrabnya.
Sementar itu, Husaini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabbar belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com. Dihubungi melalui ponselnya 0811741xxx terdengar nada tidak aktif. (*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR – Memantau operasi pasar murah di Terminal Kota Kualatungkal, Ketua Komisi II DPRD Tanjabar Suprayogi Syaiful turun langsung ke lokasi, Sabtu (11/04
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani dan anggota DPRD Tanjabbar menghadiri Soft Opening ORIS Experience Cafe 2 Tungkal yang berlokasi di samping alun –
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada