TUNGKAL ULU – Banjir bandang yang menghantam Kecamatan Tungkal Ulu, merendam empat desa. Diantaranya, Desa Pematang Pauh, Pelabuhan Dagang, Tanjung Bayat dan Kuala Dasal.
Ketinggian air yang merendam ratusan hunian warga ini mencapai 10 centimenter sampai dua meter.
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, di Desa Pematang Pauh, 95 persen wilayahnya terendam air. Dimana ketinggian permukaan air mencapai dua meter lebih.
Tidak hanya merendam rumah warga, tingginya debit air juga merendam Jalan Lintas Timur. Akibatnya genangan air ini, memacetkan arus lalulintas.
Camat Tungkal Ulu, Riswandi mengatakan, banjir bandang yang menimpa empat desa ini mulai terjadi sejak Senin malam. Yang mana saat itu, hujan melanda hampir seluruh wilayah Tungkal Ulu.
Dari peninjauan sementara, Desa Pematang Pauh adalah daerah terparah yang dilnda banjir. Ada sekitar 156 rumah warga yang terendam.
"Dari empat desa ini, cuma Pematang Pauh yang terparah. Sementara ketinggian air di Desa Tanjung Bayat, Kuala Dasal dan Pelabuhan Dagang hanya setinggi betis orang dewasa," jelasnya.
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, seluruh warga di Desa Tanjung Pauh sudah diungsikan ketempat yang lebih tinggi dan aman.
Riswandi juga juga menyebutkan jika pihaknya telah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanjab Barat, Senin lalu.
Dia menambahkan, tidak hanya rumah warga yang dilanda banjir. Puluhan Hektar tanaman palawija di milik petani juga tidak luput dari genangan air.
"Menurut laporan yang saya terima, ada sekitar 60 Hektar tanaman palawija yang terendam,"terangnya.
Terpisah, Lurah Pelabuhan Dagang Nasrun saat dihubungi awak media mengakui jika wilayahnya tidak luput dari genangan air.
Meski ketinggian genangan air hanya setinggi 15 cm, namun warganya sudah diberi himbauan agar selalu waspada.
"Seluruh warga sudah saya wanti-wanti untuk selalu waspada.,"katanya singkat.(*)
Penulis : Son
Editor : Andri Damanik
MERANGIN - Menjalin sinergitas dan soliditas jajaran Polda Jambi dan Kejati Jambi dan jajaran, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.H., M.H., bersi
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi