TUNGKAl ULU - Haris, sebutan gajah Tebo yang masuk ke Tungkal Ulu ternyata telah merusak sekitar 200 batang sawit milik warga. Hal ini diakui Camat Tungkal Ulu, Dirwandi dihubungi wartawan, Rabu.
200 batang sawit yang dirusak ini terdapat di beberapa desa, diantaranya Desa Badang, Desa Pematang Pauh dan Desa Pelabuhan Dagang.
"Tadi pagi baru terima lagi laporan di desa Pelabuhan Dagang juga mengalami kerusakan," jelasnya.
Kata dia meski gajah liar ini hanya satu ekor, namun aktivitasnya yang berpindah-pindah membuat warga khawatir.
" Kita sudah laporkan masalah ini sekarang tinggal dari pihak BKSDA dan kabupaten yang menanggulanginnya," tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan Tanjabbar Ir H Erwin menyebut, jika gajah liar ini sudah masuk ke Tungkal Ulu sejak Februari lalu. Gajah ini sempat dikembalikan ke Tebo, namun kembali lepas dan masuk hutan di Tanjabbar. GPS yang dikenakan ke gajah liar ini juga sudah lepas, sehingga sulit terdeteksi keberadaanya.(*)
Penulis : Sol
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p