KUALATUNGKAL - Sampai hari ini, DPRD Tanjabbar belum mendapatkan laporan tertulis dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) soal defisit anggaran yang melanda APBD Tanjabbar tahun 2015. Dewan juga belum mendapat salinan resmi, rincian anggaran yang dipangkas demi menutupi defisit anggaran tersebut.
Hal ini dituturkan Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza dihubungi infotanjab.com Minggu siang.
Katanya, dewan masih menunggu laporan tertulis dari TAPD Tanjabbar, termasuk program-program mana yang akan ditunda tahun ini atau diefisiensikan.
“TAPD belum pernah menyampaikan tentang defisit dan kegiatan yang akan dipangkas secara tertulis ke dewan,” kata Icol, sapaan akrabnya.
Politisi Gerindra ini juga tak sepaham, bila program yang langsung bersentuhan dengan petani dipangkas, seperti pengadaan bibit dan pupuk.
Menurut dia, sektor pertanian sangat perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. “Takutnya, kalau terjadi pemotongan, produksi tidak tercapai. Apalagi, pemerintah pusat mencanangkan swasembada pangan dalam beberapa tahun kedepan,” kata Faisal.
Disamping itu, dampak dari pemangkasan anggaran di bidang pertanian, petani akan sangat terbebani.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi