Tanah hingga Dapur Amblas Akibat Longsor, Begini Pengakuan Samsinar Warga Desa Senaung, Jaluko


Rabu, 20 Januari 2021 - WIB - Dibaca: 1181 kali

Rumah Milik Samsinar di RT 02 Dusun Senaung, Kecamatan Jaluko Kabupaten Muarojambi, Terkena Longsor. Dia berharap pemerintah memberikan perhatian atas kondisi tersebut.(*) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM- Satu unit rumah warga di RT 02, Dusun Satu, Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, menjadi korban abrasi dan longsor yang terjadi di sisi sungai Batanghari.

Saat ini dapur rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri Mustari dan Samsinar itu runtuh akibat longsor dan abrasi. Tidak hanya itu, longsor juga membuat lantai rumah menjadi retak dan terancam amblas.

Longsor dan abrasi ini terjadi diakibatkan oleh aliran deras Sungai Batanghari yang meluap sejak beberapa hari terakhir, sehingga meruntuhkan tanah di dekat bantaran sungai.

Samsinar, warga yang rumahnya dilanda longsor mengaku, abrasi ini telah terjadi sejak 10 tahun lalu. Ia menyebutkan, ambrasi telah meruntuhkan tanah sepanjang 15 meter di belakang rumahnya.

"Sedilah pak, ya kan. Tempat kita tinggal disini, tau tau macem itu keadaannya. Ya ini musibah, sedihlah dalam keadaan tengah malam ambruk ada tanah turun kebawah. Ini yang abruk dapur, tempat masak,"kata Samsinar, Selasa (19/01/21).

Ia menambahkan, jika hujan turun, Samsinar bersama suami dan ketiga anaknya mengaku tidak bisa tidur, lantaran khawatir jika tanah di bawah rumahnya longsor akibat tergerus arus sungai Batanghari.

"Kami sudah 10 tahun tinggal di sini, sudah 15 meter panjang tanah yang di belakang rumah amblas ke bawah. Harapannya ya minta bantulah sama Pemerintah. Tengok lah kemari, pasanglah turap biar supaya kami ni aman dan nyaman pak. Biarpun kami susah, dapat tidur nyayak aja jadilah,"tutur Samsinar.

Kepala Desa Senaung, Bustami mengatakan, abrasi ini juga menyebabkan puluhan rumah lainnya yang berada di bantaran sungai Batanghari di Desa Senaung terancam longsor.

"Sekitar 20 rumah warga yang berada di pinggir Sungai Batanghari ini terancam longsor. Harapan masyarakat, setiap melaksanakan Musrenbang Kecamatan, kami selaku Pemerintah Desa selalu mendengungkan untuk dapat bantuan pembangunan turap,"Sebut Bustami.

Pengamatan di lokasi, tampak bibir sungai Batanghari di RT 01 dan RT 02 di Desa Senaung ini tergerus ke sungai, dan dikhawatirkan bisa amblas.

"Masalah longsor di Desa Senaung ini merupakan problem klasik yang dihadapi masyarakat yang ada di pinggir sungai Batanghari,"tambah Bustami.

Pemerintah Desa Senaung berharap, agar pihak pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi hingga Pemerintah Pusat dapat segera melakukan upaya membangun bronjong atau turap, supaya abrasi yang menyebabkan longsor dibibir sungai Batanghari ini dapat dihindari.(*)

Pewarta: Eko Wijaya




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement