Ternyata Ada Juga Tanggul Masyarakat yang Jebol di Luar Lokasi PT PWS


Kamis, 04 Maret 2021 - 11:00:34 WIB - Dibaca: 958 kali

Tanggul Jebol di Sekitar Lokasi Areal Penggarapan PT PWS, Desa Muaraseberang, Kecamatan Seko, Tanjabbar.(*) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM – Banjir yang merendam perkebunan warga di Kecamatan Seberang Kota sejak lama terjadi, dan sudah menjadi bencana tahunan. Tak hanya di Muaraseberang, di perbatasan dengan Riau, banyak tanggul warga jebol akibat tingginya debit air pada musim pasang beberapa bulan lalu.

Hal ini dikatakan Kades Muaraseberang Ahwani kepada halosumatera.com, Kamis 4 Maret 2021.

Dikatakan Ahwani, sebelum adanya aktivitas PT PWS di Desa Muaraseberang, banjir kerab merendam perkebunan warga. Kebetulan, baru-baru ini ada tanggul baru dan kondisi air cukup tinggi, sehingga tanggul wargapun jebol.

Ahwani mengatakan, masyarakat yang terkena dampak banjir meminta tanggul yang jebol diperbaiki. Persoalan ini akan dibahas lebih lanjut melalui rapat dengar pendapat di Komisi II DPRD Tanjabbar, pada Senin pekan depan.

“Ya masyarakat minta ganti rugi, dan akan difasilitasi pertemuan di DPRD senin depan,” kata Ahwani.

Selain di Parit Selamat dan Parit Keramat, tanggul yang jauh dari lokasi PT PWS juga ada yang jebol baru-baru ini. Yakni tanggul di Sungai Labu, Parit Selamat Ujung, Kuala Baru dan sejumlah daerah pelosok di Kecamatan Seberang Kota.

“Hampir merata tanggul jebol, bahkan yang jauh dari lokasi PT PWS,” kata Ahwani menjelaskan.

Masih Penggarapan Lahan

Terkait keberadaan PT PWS, saat ini menjadi tudingan sejumlah pihak, lantaran tanggul yang dibangun menyebabkan jebolnya tanggul masyarakat dan merendam ratusan hektar kebun masyarakat.

Kades Muaraseberang Ahwani menuturkan, PT PWS memiliki areal sekitar 200 hektare yang dibeli dari masyarakat setempat. Saat ini lahan yang dibeli tersebut masih berupa semak belukar, belum ditanami kelapa.

Kata Ahwani, pihak perusahaan masih melakukan penggarapan lahan, dan ditandainya pembuatan tanggul setahun terakhir.

“Iya masih penggarapan, rencananya PT PWS itu buat perkebunan kelapa dalam di lokasi yang dibeli itu,” ujarnya.

Apa ada lahan pengusaha lain di sekitar PT PWS? Ahwani mengaku sejauh ini hanya ada tanah dan kebun milik masyarakat setempat.

“Setahu saya tidak ada lahan kebun ataupun tambak milik pengusaha lain, yang ikut terendam banjir,” tutup Ahwani kepada halosumatera.com, Kamis 4 Maret 2021.(*)

Baca Juga: Disbun Tanjabbar Masih Mendata Pemilik dan Luasan Kebun Masyarakat yang Terendam Banjir di Seko

Tonton Vidio Berikut:




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement