KUALATUNGKAL – KPU Tanjabbar memastikan tidak ada persiapan khusus terkait logistik yang digunakan untuk orang gila. KPU hanya menyebut sebagai tuna grahita, mereka yang sedikit memiliki gangguan mental dan masih bisa didampingi.
“Yang dimaksud disini itu tuna grahita. Bukan orang gila yang berkeliaran di jalanan, seperti yang diviralkan itu. Artinya masih bisa diarahkan,” kata Ketua KPU Tanjabbar Hairuddin S Sos dalam sosialisasi tahapan logistik pemilu 2019 di aula kantor KPU Tanjabbar, Jalan Beringin, Minggu malam.
Dikatakan Hairuddin, alat bantu yang dibedakan dalam pemilihan nanti hanya bagi tuna netra (template,red). Sementara bagi tuna grahita tetap menggunakan logistik yang ada.

Ditambahkan Hairuddin, untuk warna surat suara bisa dibedakan pada pemilihan umum mendatang. Untuk DPRD kabupate/kota, surat suara bewarna hijau, DPRD provinsi warna biru, DPR RI warna kuning, DPD RI warna merah, dan surat suara pilpres bewarna abu-abu.
Untuk memudahkan pemilih, di kotak suara juga ditempelkan stiker dengan warna yang disesuaikan dengan surat suara.(*)
Editor: It Redaksi
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta