Tiga Kandidat Cakades di Teluk Ketapang Laporkan Kandidat Nomor 2, Persoalkan Keaslian Ijazah


Kamis, 01 September 2022 - 21:36:23 WIB - Dibaca: 1755 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR|HALOSUMATERA – Tiga kandidat Calon Kepala Desa Ketapang, Nomor urut 1, 3 dan 5 kompak melaporkan dugaan ijazah palsu Cakades suara terbanyak, Rika (Cakades nomor 2), Kamis 1 September 2022. Laporan itu tertuang dalam surat tertanggal 31 Agustus 2022, perihal Laporan Dugaan Ketidak absahan dokumen (Ijazah Palsu) Cakades Nomor Urut 2, Desa Teluk Ketapang  Kec. Senyerang, Kab. Tanjungjabung Barat. Surat inipun ditujukan langsung kepada Bupati Tanjab Barat.

Dalam surat laporan bermaterai 10.000 yang ditandatangani oleh Padli, SH, Marbawi dan Ali Wardana, mempersoalkan bahwa ijasah paket B yang dilegalisir dan diserahkan ke panitia Pilkades Ketapang bukan ditandatangani pejabat yang berwenang. Kemudian dalam ijazah paket B milik Rika, NISN hanya 9 digit. Dua poin ini menjadi tuntutan tiga kandidat tersebut yang dituangkan dalam surat resmi.

Terkait laporan tersebut, Budi Utomo, Ketua Panitia Pilkades Desa Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjab Barat, kepada halosumatera.com, Kamis malam (1/9/22) tak menampiknya.

Budi mengaku dipanggil tiga kandidat yang kalah tersebut pada Kamis siang (1/9/22) dan menerima tembusan surat laporan dari yang bersangkutan.

“Iya saya dipanggil mereka, dikasih surat itu. Sementara ini surat itu masih di desa, kita akan teruskan ke tingkat kecamatan,” ujar Budi dihubungi melalui WhatsApp, Jumat malam.

Terkait dugaan ijazah palsu yang dituduhkan tiga kandidat yang kalah, Budi tidak mengetahuinya. Pasalnya panitia hanya diberi waktu tiga hari untuk memeriksa kelengkapan cakades yang ikut pada pilkades Ketapang.

“Kita tidak ada waktu untuk mengecek keabsahan ijazah tersebut, karena hanya ada waktu tiga hari,” ujar Budi.

Ditambahkan Budi, dari lima kandidat yang ikut pada Pilkades Ketapang pada 29 Agustus 2022 lalu, hanya kandidat nomor 1,3 dan 5 yang melaporkan dugaan ijazah palsu kandidat nomor 2. Sedangkan kandidat nomor 4 tidak ikut serta.

“Ya mungkin karena suara nomor 4 hanya sedikit di empat TPS, jadi tidak ikut melapor,” ungkapnya.

Budi menuturkan, saat menerima surat dari pelapor, bahwa yang bersangkutan sudah menerima kekalahan suara dari Cakades nomor dua. Hanya saja, mereka mempersoalkan dugaan keabsahan ijazah milik Rika.

"Ya mereka sudah terima kekalahan, cuma melapor soal ijazah saja," timpal Budi Utomo kepada halosumatera.com.

Seperti diketahui, Pilkades Desa Teluk Ketapang diikuti oleh lima calon kades. Masing-masing, nomor urut (1) Ali Wardana, S.Pdi meraih 191 suara, nomor urut (2) Rika 358 suara, nomor urut (3) Marbawi 261 suara. Selanjutnya nomor urut (4) Sunarsih 25 suara, sedangkan nomor urut (5) Padli SH  meraih 286 suara. Di desa ini, meraih suara terbanyak adalah nomor urut dua, Rika dengan raihan suara 358 suara.(*/red)

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement