TANJABBAR – Bawaslu Tanjabbar dan jajaran panwascam melakukan patroli pengawasan, Selasa dini hari (8/12/20). Patroli ini sekaligus memantau dan mencegah adanya ajakan ke masyarakat pemilih, untuk memilih salah satu paslon bupati maupun gubernur dalam masa tenang (6-8 Desember 2020).
Pantauan halosumatera.com, tim patroli bawaslu dan panwascam bergerak dengan menyisir lorong-lorong dalam kota, seperti di Kelapa Gading Kelurahan Tungkal Harapan, Jalan Bahagia, lorong-lorong yang dicurigai terjadinya aksi money politik.
Anggota Bawaslu Tanjabbar, Mon Rezi, kepada halosumatera.com, Selasa (8/12) mengatakan, disamping memantau adanya dugaan money politik, pihaknya juga memantau sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih bersisa di lorong-lorong dalam kota.

Di masa tenang ini, kata Mon Rezi, tidak ada lagi APK yang boleh terpasang, baik itu di tempat umum maupun dipasang di rumah warga. “Makanya kita keliling, kalau ada APK kita turunkan,” kata Mon Rezi.
Ditanya adanya temuan Money Politik di hari ketiga masa tenang, Mon Rezi mengaku belum menemukan. “Patroli pengawasan ini menjadi tugas kita di masa tenang, dan sejauh ini kita akan pantau sampai hari pencoblosan. Tim akan bergerak dan terus mengawasi masa tenang ini,” tutur Mon Rezi.
Tampak petugas bawaslu mengendarai roda dua, dan sebagian menggunakan roda empat, dalam melakukan patroli di masa tenang.(*)
Pewarta: Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata