KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjabbar Usman Ermulan tak mau disalahkan soal Kapal MV Tungkal Samudera yang terlantar di Gresik. Usman menuding, soal ini akibat diputuskannya kontrak dengan pengusaha Batam oleh pemerintahan sebelumnya.
Kapal MV Tungkal Samudera dibeli pada 2014 lalu. Baru-baru ini, kapal yang menggerus APBD ini tidak bisa dioperasionalkan lebih kurang 1,5 tahun. Terkuaknya soal ini, saat anggota DPRD Tanjabbar memergoki kapal itu di Gresik dalam kondisi tak terawat.
"Kemarin kapal itu disewa oleh pengusaha di Batam untuk dioperasikan di Hongkong dan Makau,” tutur Usman.
Kata Usman, empat hari menjelang pelantikan dirinya menjadi bupati, persisnya 2011 lalu, kapal itu disewakan oleh BUMD ke pihak lain. “Makanya jadi berantakan, nah itu sisa kerja periode yang lalu, bukan periode saya. Saya terima dalam kondisi sudah begitu," ujar Usman.
Usman akan mempertimbangkan kembali kontrak kapal tersebut. Jika dianggap kurang menguntungkan bagi pemerintah, lebih baik dibatalkan.
"Semestinya, ada pertimbangan matang sebelum menarik dan membuat kontrak baru dengan orang lain. Dulu kan sudah bagus itu," tandasnya.
Kontrak tersebut akan diputuskan setelah ada rekomendasi dari DPRD dan tim Pemkab. “Kalau tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan, selayaknya memang dijual saja,” jelasnya.(*)
Penulis: Son
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini