SENYERANG – Akhirnya Kepala UPTD Senyerang Salifri angkat bicara soal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Senyerang.
Dia menyebut, ada 19 PAUD di Kecamatan Senyerang, namun hanya 7 PAUD yang memiliki gedung permanen, yang dibangun melalui PNPM MP Kecamatan Senyerang.
Sisanya, 12 PAUD masih menumpang di rumah warga dan sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Senyerang.
"Dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar memang belum menganggarkan untuk pembangunan gedung PAUD secara permanen,” jelas Salifri, Kamis siang.
Demi kelancaran kegiatan belajar mengajar PAUD, UPTD Senyerang menghimbau, agar pengelola PAUD terutama tutor PAUD untuk tidak membagikan materi membaca kepada anak didik, sebab PAUD merupakan tempat anak bermain.
PAUD juga harus mewisudakan anak didik berdasarkan usia anak, bukan tergantung lamanya si anak didik belajar di PAUD tersebut.
“Pengelola PAUD juga harus mengantongi dan tahu dasar tentang PAUD terutama batasan usia anak yang belajar di PAUD, TK maupun SD,” kata dia.
Sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan , PAUD hanya diperbolehkan untuk anak usia 4-5 tahun, TK dari umur 5-6 tahun dan SD umur 7 tahun.
Diwartakan sebelumnya, PAUD Riyadul Jannah di Kelurahan Senyerang masih menumpang belajar di MTS. PAUD ini menumpang belajar sejak enam tahun yang lalu, sejauh ini belum ada bantuan gedung dari Disdik Tanjabbar.(*)
Penulis : Haidir
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu