HALOSUMATERA.COM, SAROLANGUN - Kepolisian Resort Sarolangun berhasil mengamankan 16 Senjata Api (Senpi) laras panjang warga Suku Anak Dalam (SAD). Selain Senpi, pihak kepolisian juga berhasil menyita 12 Kg Kalium atau Sendawa yang digunakan sebagai bahan mesiu untuk Senpi tersebut.
Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono menyebutkan 16 Senpi itu didapatkan dari warga SAD dalam wilayah Sarolangun yang menyerahkan lansung kepada pihak kepolisian, pasca penembakan 3 Satpam salah perusahan sawit di Kecamatan Air hitam, yang dilakukan oleg warga Sad.
" Kemarin kita menerima 16 senjata api rakitan laras panajang yang diserahkan langsung oleh warga Sad dalam Kabupaten sarolangun, baik itu Sad yang ada di Kecamatan Air hitam, Mandiangin dan juga Limun," katanya.
Untuk saat ini pihaknya juga telah berkordinasi dengan para tokoh warga SAD, agar dapat menyerahkan Senpi atau (Kecepek) yang digunakan warga Sad kepada pihak pemerintah ataupun pihak kepolisian dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
"Kalau dalam tenggang waktu, ternyata belum diserahkan, maka akan dilakukan razia gabungan baik dari pihak Pemeritah Kabupaten, dan Pihak TNI Polri," katanya lagi.
Berdasarkan pantauan media ini saat pers rilis tersebut, ada beberapa senjata api tersebut dalam keaadaan rusak atau tidak lagi berfungsi lagi.(*)
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai