JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. Hingga akhirnya dapat memecah belah.
Hal ini dikatakan Fitri Amalia, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jambi, menanggapi semakin maraknya berita Hoax di Jambi.
" Di era digital saat ini, jempol kita adalah penentu kedamaian. Saya percaya, menjadi cerdas di media sosial bukan hanya soal seberapa cepat kita berbagi informasi, tapi seberapa kuat kita menahan diri dari godaan hoaks dan provokasi, " kata Fitri Amalia dikutip dalam unggahan videonya.
Fitri mengajak untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Jangan biarkan emosi sesaat atau judul yang bombastis memecah belah akibat postingan berbahaya itu.
" Periksa sumbernya, lihat fakta di balik fotonya, dan pastikan setiap komentar yang kita tulis membangun narasi yang positif, bukan ujaran kebencian," kata Fitri.
Katanya, jejak digital adalah warisan kita semua. " Mari kita gunakan media sosial untuk menyebarkan pesan yang sejuk, humanis, dan menjaga persatuan. Karena masyarakat yang cerdas, dimulai dari pengguna media sosial yang bijak," harap Fitri dalam unggahan videonya dikutip halosumatera.com.(*/nik)
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs