JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. Hingga akhirnya dapat memecah belah.
Hal ini dikatakan Fitri Amalia, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jambi, menanggapi semakin maraknya berita Hoax di Jambi.
" Di era digital saat ini, jempol kita adalah penentu kedamaian. Saya percaya, menjadi cerdas di media sosial bukan hanya soal seberapa cepat kita berbagi informasi, tapi seberapa kuat kita menahan diri dari godaan hoaks dan provokasi, " kata Fitri Amalia dikutip dalam unggahan videonya.
Fitri mengajak untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Jangan biarkan emosi sesaat atau judul yang bombastis memecah belah akibat postingan berbahaya itu.
" Periksa sumbernya, lihat fakta di balik fotonya, dan pastikan setiap komentar yang kita tulis membangun narasi yang positif, bukan ujaran kebencian," kata Fitri.
Katanya, jejak digital adalah warisan kita semua. " Mari kita gunakan media sosial untuk menyebarkan pesan yang sejuk, humanis, dan menjaga persatuan. Karena masyarakat yang cerdas, dimulai dari pengguna media sosial yang bijak," harap Fitri dalam unggahan videonya dikutip halosumatera.com.(*/nik)
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai