JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. Hingga akhirnya dapat memecah belah.
Hal ini dikatakan Fitri Amalia, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jambi, menanggapi semakin maraknya berita Hoax di Jambi.
" Di era digital saat ini, jempol kita adalah penentu kedamaian. Saya percaya, menjadi cerdas di media sosial bukan hanya soal seberapa cepat kita berbagi informasi, tapi seberapa kuat kita menahan diri dari godaan hoaks dan provokasi, " kata Fitri Amalia dikutip dalam unggahan videonya.
Fitri mengajak untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Jangan biarkan emosi sesaat atau judul yang bombastis memecah belah akibat postingan berbahaya itu.
" Periksa sumbernya, lihat fakta di balik fotonya, dan pastikan setiap komentar yang kita tulis membangun narasi yang positif, bukan ujaran kebencian," kata Fitri.
Katanya, jejak digital adalah warisan kita semua. " Mari kita gunakan media sosial untuk menyebarkan pesan yang sejuk, humanis, dan menjaga persatuan. Karena masyarakat yang cerdas, dimulai dari pengguna media sosial yang bijak," harap Fitri dalam unggahan videonya dikutip halosumatera.com.(*/nik)
JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna
TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te
BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat dalam
JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/