KUALATUNGKAL – Ada yang tidak beres dengan perdagangan daging sapi di Kualatungkal. Beberapa hari terakhir, daging sapi sulit didapat. Tak hanya itu, harga daging masih tinggi, di kisaran Rp 140 ribu per kilogram.
Informasi yang dihimpun, pedagang membeli harga tinggi dari peternak sapi. Disamping itu, sapi yang siap potong juga cukup langka. Para peternak sapi juga terkesan ragu-ragu menjual sapinya kepada pedagang.
Sebagaimana penuturan Amat, pedagang daging sapi di Pasar Tanggorajo Ilir. Dalam seminggu terakhir, dia tidak menjual daging sapi. “Baru ini saya jual, karena sulit cari daging sapi,” kata Amat.
Amat juga mengaku bingung, sulitnya memperoleh daging sapi dari peternak. Kalaupun ada, dia harus membeli dengan harga tinggi, yakni berkisar Rp 7 juta per ekor. Per kilogramnya, dia jual seharga Rp 140 ribu per kilogram.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Tanjab Barat Ir Hamzah, mengatakan harga jual daging sapi masih normal, di kisaran Rp 140 ribu per kilogram. Soal langkanya daging sapi di pasaran, Hamzah menyerahkan sepenuhnya kepada Disperindag.
"Saya lagi rapat, belum dapat info tentang ini. Kalau untuk mekanisme pasar coba konfirmasikan ke Perindag,” ujar dia via sms kepada wartawan.(*)
Penulis: Rita
Editor : Andri Damanik
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p
TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,