Aksi Solidaritas Serikat Petani Indonesia di Mapolda Jambi


Senin, 12 Desember 2022 - 09:30:00 WIB - Dibaca: 811 kali

Konsolidasi Petani yang tergabung dalam SPI Jambi, Minggu malam (11/12/22).(*/red) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI | HALOSUMATERA - Petani sebagai salah satu tulang punggung ekonomi negara saat ini sedang tidak memiliki nasib yang baik. Lagi-lagi petani mendapatkan tindakan kriminalisasi oleh banyak pihak. Hal ini dapat dilihat dari didapatkannya status tersangka oleh lima orang petani anggota SPI Desa Sekumbung, Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Beberapa petani yang dikriminalisasi tersebut adalah Istazi (Koordinator Bantuan Hukum SPI JAMBI), Amsir (Anggota SPI Muaro Jambi), Ghofur (Anggota SPI Muaro Jambi), Habibullah (Anggota SPI Muaro Jambi) dan Husen (Anggota SPI Muaro Jambi). Kriminalisasi ini terjadi dikarenakan Petani tersebut disangkakan melanggar pasal 363 ayat 1 angka 4 dan pasal 55 ayat 1 angka 1 KUHP.

Ketua SPI Jambi, Sarwadi dalam pers reliesenya mengatakan, atas dasar tersebut anggota SPI Jambi melakukan aksi solidaritas damai menuntut pihak terkait untuk menghentikan pengusutan kasus yang menjadikan petani terkriminalisasi.

“Ini tentunya menciderai nilai-nilai perjuangan yang sudah disepakati bersama baik oleh petani maupun instansi terkait. Pasalnya perjuangan lahan(tanah) yang dilakukan oleh petani tidak serta merta tanpa memilki alasan dan landasan yang jelas,” katanya.

Dituturkan Sarwadi, petani SPI Muaro Jambi yang berkonflik dengan PT. Erasakti Wira Forestama(PT.EWF) telah memiliki dokumen resmi terkait asal-usul dan kepemilikan lahan yang saat ini dikuasai oleh PT.EWF. Namun atas lambannya proses untuk menyelesaikan kasus ini maka timbulah banyak masalah baru yang merugikan petani.

“Ini merupakan bentuk pelemahkan perjuangan petani atas kedaulatan lahan. Tanah yang seharusnya dapat diakses oleh petani untuk kehidupan mereka saat ini terhalang oleh banyaknya konflik yang tak kunjung selesai,” ungkapnya.

Diperparah lagi dengan adanya solusi penyelesaian yang terkesan palsu bagi kedaulatan petani. “ Bukankah seharusnya para pemangku kebijakan mengerti bahwa hak petani adalah berdaulat atas lahan pertaniannya. Atas dasar legalitas administrasi pihak terkait menghilangkan nilai penting untuk bagaimana petani dapat sejahtera. Pelemahan dan kriminalisasi petani akan memperpanjang catatan buruk pemerintah dalam mengakomodir kekayaan agrarian secara adil seperti yang diamantkan oleh Undang-Undang,” ungkapnya.

Kaum tani yang saat ini telah sadar akan hak mereka meleburkan diri dalam organisasi sebagai bentuk strategi menuju kesejahteraan bersama. Ketika salah satu unsur yang ada dalam organisasi mendapatkan ketidakadilan maka unsur yang lainnya akan merasakan hal yang sama.

“Rasa kekeluargaan yang dituangkan kedalam Solidaritas antar anggota menjadi alasan mengapa aksi ini dilakukan. Ketika salah seorang kaum tani dan pejuang petani dikriminalisasi tak ada alasan untuk yang lain diam. Karena bukan tidak mungkin diamnya kaum tani terhadap kriminalisasi membuka potensi bagi yang lainnya untuk mendapatkan perlakuan serupa dan berakibat fatal bagi perjuangan kaum tani kedepannya,” ujarnya.

Informasi yang dirangkum halosumatera.com, petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi akan melakukan aksi di Mapolda Jambi pagi ini.(*/red)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Waspadai Green Grabbing, Tanah Rakyat Dipolitisasi Penguasa

Oleh: Bayu Anugerah, S.H.,M.H. - Ketua Bidang Young Lawyers committee DPC Jambi Kondisi di tengah meningkatnya urgensi krisis iklim global, berbagai negara ber

Opini

Pengamat Jambi Soroti Teror Air Keras kepada Aktivis, Ini Ancaman Sistematik dan Matinya Demokrasi

JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna

Berita Daerah

Sempat Jadi Buron, DPO Kasus Narkoba di Tanjab Barat Berhasil Diringkus Polisi

TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te

Hukum & Kriminal

LMP Batanghari Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat  dalam

Berita Daerah

Kapolda Jambi: Polri dan Pers Bagian Penting Menjaga Stabilitas Keamanan yang Kondusif

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig

Berita Daerah


Advertisement