Asap Semakin Pekat, Sekolah Tambah Jadwal Belajar Siswa Sampai Sore


Selasa, 27 Oktober 2015 - 09:25:51 WIB - Dibaca: 2898 kali

Kabut Asap di Kualatungkal, Kabupaten Tanjabbar.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Tanjabbar mencapai 312, tergolong sangat berbahaya.  Baru-baru ini, seekor kambing tergeletak di jalan, diduga akibat kabut asap yang semakin pekat.

Hari ini, para siswa di Tanjabbar belum diliburkan. Di pihak lain, sekolah harus menyelesaikan kurikulum yang telah diterapkan. Para guru terpaksa menambah jadwal mengajar pada sore hari, mengejar ketertinggalan pelajaran siswa lantaran sempat diliburkan beberapa waktu lalu.

Kabid P2PL Dinkes, Rusdi,SKM, ketika ditanyakan soal ISPU tak mau berkomentar lebih jauh. "Tanyakan langsung ke Kabagnya Bapak Zaharuddin,saya tidak tahu," ujarnya Senin(24/10).

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar Hartono, kepada wartawan mengaku belum mendapat surat edaran terkait angka ISPU saat ini. Dasar itulah, pihaknya belum mengambil tindakan, apakah harus meliburkan siswa atau tidak.

“Jadi bagaimana kita mau ambil tindakan. Walaupun kondisi udara yang secara langsung sudah sangat menganggu, tapi karena belum ada surat edaran, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi ini sudah masuk tri wulan ketiga, menurut agenda pendidikan, pelajar sudah memasuki ujian," katanya.

Dat yang dihimpun, ISPU dibawah 50 dikatagorikan baik, tak ada dampak kesehatan, ISPU 51-100 dinilai sedang, juga tidak ada dampak kesehatan. ISPU 101-199 sudah dikatagorikan tidak sehat. Dalam katagori ini dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan, bagi penderita penyakit jantung gejalanya akan kian berat, pencegahannya gunakan masker beraktivitas di luar rumah.

Apabila ISPU 200-299 sangat tidak sehat, bisa mengakibatkan pada penderita ISPA, pneumonia dan penyakit jantung akan kian berat, aktivitas rumah hendaknya dibatasi perlu persiapan ruang khusus.

Kalau ISPU 300-399 dikatagorikan berbahaya, bagi penderita suatu penyakit gejalanya akan semakin serius, orang yang sehat saja akan merasa mudah lelah.(*)

Penulis :Rita

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement