KUALATUNGKAL – 12 keping seng atap rumah milik Jannah (52) melayang dihantam angin kencang, Rabu siang (21/8) sekitar pukul 12.00 Wib. Untung saja, Jannah tidak tertimpa reruntuhan kayu atap rumahnya.
Kejadian di Gang Sentral RT 17 Kampung Nelayan ini, membuat warga sekitar kaget. Pasalnya, angin begitu cepat melintas dan menghantam rumah Jannah. Herannya, hanya atap rumah Jannah yang terpental diterjang angin.
Jannah yang sehari-hari menjemur ikan asin ini, ditemui di kediamannya, Kamis siang mengaku jika atap rumahnya terbang dihantam angin.
“Saya lagi tidur pulas, jadi gak sadar pas kejadian itu. Tiba-tiba saya terbangun, terdengar suara hempasan seng,” ujar Jannah.

Jannah bersyukur jika dia tidak terkena kayu atap rumah. “Dengan kayu-kayunya ikut terbang ke atap rumah sebelah,” nenek yang tinggal bersama dua orang cucu ini.
Atas kejadian ini, lurah setempat didampingi ketua RT telah meninjau korban dan memberikan bantuan uang tunai untuk membeli seng dan kayu.
Tetangga korban, Zamhari (64) yang menyaksikan kejadian itu mengungkapkan jika angin begitu cepat melintas, tidak berputar seperti angin puting beliung.
“Terasa melintas di depan saya, sampai derigen minyak saya tumbang,” kata Zamhari.(*)
Editor: It Redaksi
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p