Camat dan Lurah Sungai Nibung Jenguk Kondisi Aisyah, Balita yang Divonis Buta dan Gizi Buruk


Kamis, 16 Desember 2021 - 20:12:30 WIB - Dibaca: 753 kali

Camat Tungkal Ilir Ardian S Sos dan Jajaran Melihat Kondisi Aisyah (2), Bayi yang mengalami kebutaan dan gizi buruk, Kamis 16/12).(*/HS) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (HS) – Jusman dan Upe, orang tua dari balita yang buta dan kurang asupan gizi, sedikit lega. Pasalnya, Kamis (16/12) siang, warga RT 05, Sungai Tiram, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir ini didatangi Camat Tungkal ilir dan lurah setempat.

Kedatangan Camat Tungkal Ilir, Ardian S Sos ternyata ingin melihat langsung kondisi Siti Aisyah (2) yang mengalami kebutaan dan kurang asupan gizi.

Kepada awak media, Ardian S Sos, Camat Tungkal Ilir mengaku baru mendapat informasi terkait kondisi Siti Aisyah dari Yayasan Muslim Penuh Cinta (MPC).

“Kami langsung ingin melihat kondisi anak tersebut yang katanya mengalami kurang gizi serta kebutaan pada kedua matanya,” ujar Camat.

Setelah bertandang ke rumah balita itu, Camatpun merasa prihatin dengan kondisi bayi dua tahun itu, meski harus menempuh jarah yang jauh dan melewati banjir rob untuk sampai ke rumah Aisyah.

" Soalnya daerah ini sangat jauh dari pantauan kami karena akses nya jauh dari jalan besar sehingga kami ketinggalan informasi," ucap Ardian.

Dikatakan Camat, pihaknya akan memfasilitasi perobatan Siti Aisyah melalui lurah, agar balita ini cepat mendapat pelayanan kesehatan.

Ardian mengatakan, akan memberikan penekanan kepada pihak lintas sektor yaitu puskesmas dan pukesmas pembantu  (pustu) sebagai pelayanan kesehatan. Pasalnya, tidak terpantau oleh puskesmas setempat.

" Ini yang saya heran padahal pukesmas aksesnya dekat di sini, ada pustu juga, melalui lintas sektor kami akan memberikan penekanan terhadap pukesmas supaya bisa peduli ke bawah, jangan sampai pihak puskesmas kasus seperti ini tidak tahu", tegas Ardian.

Terpisah, Lurah Sungai Nibung Alfizan Fajri S STP MM mengatakan, pada 2020 data stunting di wilayahnya memang tidak ada. Dan ternyata, dari laporan pihak MPC, ada 14 anak yang mengalami giji buruk.

“Nah di tahun ini ada 14 anak, ini kami mendapatkan data tersebut dari pihak yayasan MPC, maka dari itu kami turun ke lapangan bersama untuk melihat kondisi anak tersebut,” ujar Alfizan.

Dikatakan Lurah, pihak puskesmas tidak ada melapor ke Kelurahan Sungai Nibung, terkait kondisi Aisyah yang mengalami buta dan kurang asupan gizi.

" Pihak puskesmas tidak ada laporan ke kami dari kelurahan, lintas sektor pun tidak ada. Jangan kan dari lintas sector, RT Setempat pun tahu nya dari saya bahwa anak ini masuk data stunting. Kalo emang ada kita kan pasti turun dari dulu,” tukasnya.

Dengan adanya kelalaian seperti ini, dirinya akan memberikan saran serta masukan melalui lintas sektor, sehingga kedepannya jangan sampai ada kejadian yang sama terulang lagi.(*/putra)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

BADKO HMI Jambi Malah Aksi di Polda Jambi, Ini Dipicu Bentrok dengan Aparat di Gedung Dewan

JAMBI - Aksi Badan Koordinasi HMI Jambi malah berbuntut panjang. Aksi yang telah dilakukan di Halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi dua kali berujung bentrok denga

Berita Daerah

Kerakusan Pengusaha Ilegal memberikan Luka Menganga di Tubuh Bangsa

Ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor usaha, baik formal maupun informal. Namun, di balik geliat ekonomi, terdapat oknum yang menjalankan usaha secara ilegal.

Opini

Rio Dezaneru Targetkan 500 Juta Pembiayaan Non Bank untuk Anggota

MUARO JAMBI – Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi, Rio Dezaneru menargetkan lima ratus juta rupiah pemb

Berita Daerah

Terpilih Sebagai Ketua HIPMI Muaro Jambi, Ini Visi dan Misi Rio Dezaneru

MUARO JAMBI – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi menggelar pelantikan pengurus baru periode 2024-2027, di Aula Ru

Berita Daerah

Gedung Megah Senilai Rp 25 Miliar di Tanjabbar Disorot

TANJABBAR – Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar dalam dua tahun terakhir menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Gedung Pemda senilai Rp 25 miliar. Dengan r

Berita Daerah


Advertisement