TANJABBAR (HS) – Jusman dan Upe, orang tua dari balita yang buta dan kurang asupan gizi, sedikit lega. Pasalnya, Kamis (16/12) siang, warga RT 05, Sungai Tiram, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir ini didatangi Camat Tungkal ilir dan lurah setempat.
Kedatangan Camat Tungkal Ilir, Ardian S Sos ternyata ingin melihat langsung kondisi Siti Aisyah (2) yang mengalami kebutaan dan kurang asupan gizi.
Kepada awak media, Ardian S Sos, Camat Tungkal Ilir mengaku baru mendapat informasi terkait kondisi Siti Aisyah dari Yayasan Muslim Penuh Cinta (MPC).
“Kami langsung ingin melihat kondisi anak tersebut yang katanya mengalami kurang gizi serta kebutaan pada kedua matanya,” ujar Camat.
Setelah bertandang ke rumah balita itu, Camatpun merasa prihatin dengan kondisi bayi dua tahun itu, meski harus menempuh jarah yang jauh dan melewati banjir rob untuk sampai ke rumah Aisyah.
" Soalnya daerah ini sangat jauh dari pantauan kami karena akses nya jauh dari jalan besar sehingga kami ketinggalan informasi," ucap Ardian.
Dikatakan Camat, pihaknya akan memfasilitasi perobatan Siti Aisyah melalui lurah, agar balita ini cepat mendapat pelayanan kesehatan.
Ardian mengatakan, akan memberikan penekanan kepada pihak lintas sektor yaitu puskesmas dan pukesmas pembantu (pustu) sebagai pelayanan kesehatan. Pasalnya, tidak terpantau oleh puskesmas setempat.
.jpg)
" Ini yang saya heran padahal pukesmas aksesnya dekat di sini, ada pustu juga, melalui lintas sektor kami akan memberikan penekanan terhadap pukesmas supaya bisa peduli ke bawah, jangan sampai pihak puskesmas kasus seperti ini tidak tahu", tegas Ardian.
Terpisah, Lurah Sungai Nibung Alfizan Fajri S STP MM mengatakan, pada 2020 data stunting di wilayahnya memang tidak ada. Dan ternyata, dari laporan pihak MPC, ada 14 anak yang mengalami giji buruk.
“Nah di tahun ini ada 14 anak, ini kami mendapatkan data tersebut dari pihak yayasan MPC, maka dari itu kami turun ke lapangan bersama untuk melihat kondisi anak tersebut,” ujar Alfizan.
Dikatakan Lurah, pihak puskesmas tidak ada melapor ke Kelurahan Sungai Nibung, terkait kondisi Aisyah yang mengalami buta dan kurang asupan gizi.
" Pihak puskesmas tidak ada laporan ke kami dari kelurahan, lintas sektor pun tidak ada. Jangan kan dari lintas sector, RT Setempat pun tahu nya dari saya bahwa anak ini masuk data stunting. Kalo emang ada kita kan pasti turun dari dulu,” tukasnya.
Dengan adanya kelalaian seperti ini, dirinya akan memberikan saran serta masukan melalui lintas sektor, sehingga kedepannya jangan sampai ada kejadian yang sama terulang lagi.(*/putra)
JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna
TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te
BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat dalam
JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/