Cerita Al Haris dan Kerinci "Si Sekepal Tanah Kerinci"


Sabtu, 31 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 1079 kali

Keindahan Tanah Alam Sakti Kerinci.(dok/HS) / HALOSUMATERA.COM

Sekepal Tanah Surga

Sekepal tanah surga?

Sebuah anugerah untuk dunia?

Kita sudah sama sama mengecapnya

 

O, tanah juita?

Pusaka sepasang arwah cinta?

Hembusan wangi nafas sejukmu?

Menenteramkan hidup insani

Syair berjudul Sekepal Tanah Surga ini diciptakan oleh Gazali  Burhan  Riodja  bin Haji Burhan Ilyas (1943-1970), seorang penyair sekelas Chairil Anwar – Penyair top periode Pujangga Baru-. Dan syair ini sangat melekat di masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh karena sangat mengintrepetasikan Kerinci secara keseluruhan.

Gazali dan syair Sekepal Tanah Surga, juga mahsyur di luar Provinsi Jambi bahkan nasional. Dengan keindahan alamnya, pegunungannya yang menjulang dan danaunya yang indah, panorama di Kerinci mendekati keindahan yang sempurna. Ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal maupun nasional dan internasional untuk berkunjung ke Kerinci.

Tak terkecuali Al Haris, mantan loper atau penjual koran yang kini menjadi Bupati Merangin 2 periode.

Jauh sebelum maju sebagai kandidat Pilgub Jambi 2020, Al Haris sekeluarga sudah menjadikan Kerinci sebagai obyek wisata tetap. Karena keindahannya yang tak bisa ditolak, Kerinci seolah memanggilnya untuk selalu kembali dan menghabiskan waktu di sini, di tanah kelahiran Gazali Burhan Riodja sang Penyair Sekepal Tanah Surga.

“Nyalon atau tidak nyalog gubernur, saya selalu ke Kerinci. Ini tempat terindah yang pernah saya temui,” ungkap Al Haris, calon Gubernur Jambi nomor urut 3 berpasangan dengan Abdullah Sani ini, saat dialog dengan warga Desa Tebat Ijuk Ilir, Kecamatan Depati VII-Kerinci, Sabtu (31/10/2020).

Al Haris menilai bahwa Kerinci ini adalah paket lengkap satu destinasi wisata. Alamnya indah, negerinya subur dan penduduknya taat agama, jadi tak ada alasan untuk serius membangun Kerinci agar lebih maju di masa mendatang.

Maka itu, Al Haris dan Abdullah Sani, sudah menyiapkan program khusus untuk memajukan Kabupaten Kerinci. Lewat program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake), pemerintah provinsi Jambi akan menganggarkan pembangunan di bidang pertanian, wisata (termasuk di dalamnya adat istiadat) dan pendidikan.

Apalagi di Kerinci, warganya masih menjaga kelestarian budaya dan menegakkan hukum adat. Ini menjadikan Kerinci punya nilai plus-plus yang harus diperhatikan.

“Saat ini, hukum adat sudah jarang ditegakkan. Ke depan, kita berharap hukum adat lebih dulu ditegakkan sebelum menempuh hukum negara. Kita perlu belajar banyak dengan Kerinci dan para tetua di sini,” tambah Bendahara LAM Provinsi Jambi ini.

Sebelum menutup dialog, Haris memohon agar warga yang hadir mendoakan agar Jambi diberi pemimpin yang amanah dan bermanfaat bagi masyarakat Jambi oleh Allah SWT.

Dan Haris berpesan agar masyarakat Kerinci bisa menilai dengan obyektif, siapa kandidat yang benar-benar dan bersungguh-sungguh membangun Kerinci, Si Sepenggal Tanah Surga ini.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement