MUARABUNGO – Nasib naas dialami Sahidin (55), warga Perumnas Kecamatan Rimbo Tengah. Dia harus merelakan rumah dan gudangnya dilalap sijago merah, Rabu malam (8/7).
Selain rumah yang rata dengan tanah, alat pertanian yang ada di gudang yang berada di Jalan Lingkar Dusun Sungai Mengkuang Kecamatan Rimbo Tengah juga ludes.
Kepada wartawan, Sahidin mengakui semua isi rumah dan gudang habis terbakar. "Satu rumah dan satu gudang serta isinya yang hangus, sedangkan rumah anak buah yang lainnya masih bisa diselamatkan," kata Sahidin.
Kata dia, rumah dan gudang miliknya sengaja ditempati anak buahnya yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet, serta penjaga kebun.
Ditanya sumber api, Sahidin belum bisa memastikan. Namun, mendengar keterangan dari penjaga rumah, kebakaran diduga akibat kelalaian anak buahnya.
"Kato anak buah ni, api berasal dari tungku masak," jelasnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Sahidin mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Kepala UPTD Damkar Kabupaten Bungo, Arpan mengatakan, tak satupun barang-barang di rumah dan gudang milik korban yang berhasil diselamatkan. Betapa tidak, korban lambat melapor ke petugas.
"Seluruh isi rumah dan gudang hangus, api dengan cepat menjalar, karena bangunan sangat kering," terang Arpan.(*)
Penulis : Riana
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini