Gabungan LSM Demo ke DPRD, Salah Satu Tuntutan Gagalkan Proyek GOR


Jumat, 18 September 2015 - 12:35:01 WIB - Dibaca: 2084 kali

Aliansi LSM Tanjabbar Demo di DPRD Tanjabbar. Salah Satu Tuntutannya, Gagalkan Pembangunan GOR Serba Guna.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Ratusan aktivis LSM Kabupaten Tanjabbar mendatangi kantor DPRD Tanjabbar, Kamis siang. Para pendemo menyoroti sejumlah program pemerintah, terutama soal Pembangunan GOR yang dianggap mubazir.

Adapun gabungan LSM yang melakukan aksi di DPRD antaralain Ormas Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Kabupaten Tanjabbar, LSM LMR - RI KabupatenTanjabbar, dan LSM PETISI.

Dalam orasinya,  Ketua Koordinator Lapangan  Syahril yang juga Ketua LSM Lembaga Misi Reclasering Republik Indonesia (LMR-RI) Tanjabbar, mengatakan, demo ini dipicu rasa jenuh masyarakat terhadap sejumlah permasalahan di Tanjabbar. Para anggota LSM meminta DPRD menampung aspirasinya.

Adapun aspirasi yang disampaikan para gabungan LSM ini adalah, transparansi APBD Tanjabbar pada sektor penerimaan DBH/dermaga bongkar muat. Pembatalan Proyek Sport Center di Kualatungkal. Sterilkan Terminal Pembengis dari material proyek. Audit pembangunan proyek Rumah Adat.

Selanjutnya, mereka meminta Pemkab Tanjabbar melalui Dinas PU mengawasi Proyek WFC (water Front City) yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Terakhir, masalah listrik yang sering padam.

“Jadi untuk menyampaikan apa yang menjadi persoalan yang terjadi sekarang ini, makanya lewat demontrasi ini, agar anggota Dewan yang menjadi penyambung lidah rakyat, bisa mencarikan solusinya,” kata Ariel, Kordinator Aksi.

Akhirnya Ketua DPRD Tanjab Barat, Faisal Riza,ST  dan beberapa anggota Dewan, Syafrizal Lubis, Aziz Rohman, Jamal Darmawan dan J Simamora mela,  menerima perwakilan pendemo.

Perwakilan yang melakukan mediasi antaralain Syahril, Robby Cahyadi, Halim Gunawan, Marzuki, Udin Ayam.

Disamping itu, mediasi dihadiri utusan dinas terkait, seperti Dinas ESDM, Dishub, Kepala PLN, Kepala Dinas Perizinan itu.

Mediasi tidak berjalan lancar, sebab ada pertengkaran antara perwakilan demonstran dengan anggota DPRD Tanjabbar, Jamal Darmawan. Mediasi akhirnya ditunda hingga minggu depan.(*)

Penulis : Rita

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement