SENYERANG - Seorang guru honorer di Desa Kempas Jaya RT 21, Abu Bakar (38) sejak Rabu sore (22/1) hingga Kamis pagi belum kembali ke rumahnya. Terakhir kalinya, guru honor SD 114/V ini terlihat warga di jembatan kayu, gak jauh dari gudang padi milik H. Hairin.
Kades Kempas Jaya, Aminah dihubungi infotanjab.com, Kamis pagi mengatakan, sejak Rabu sore (22/1) warga sudah mencari bapak beranak tiga itu yang diduga hilang di Sungai Pengabuan. Hanya saja, warga baru menemukan sendalnya di ujung jembatan kayu, tempat dia mandi setiap hari.
"Warga sudah nyari dari sore sampai malam, pakai sampan, pakai boat. Tapi belum ketemu," kata Aminah.

(Warga Kempas Jaya Berkerumun Menyaksikan Pencarian Guru Honor yang Diduga Hilang di Sungai)
Dikatakan Kades, belum ada tim SAR Gabungan yang turun ke lokasi melakukan pencarian korban. "Hanya warga Pak yang nyari. Tapi ada petugas yang datang ke lokasi, bukan tim SAR," ujarnya.
Dituturkan Kades, bahwa Abu Bakar setiap hari ke Jembatan Kayu dekat Gudang Padi H Hairin, untuk mandi. Hanya saja, dari penuturan kades, bahwa Abu Bakar mengidap penyakit epilepsi, yang sering kambuh mendadak.
"Kalau kami bilang itu penyakit ayan, bisa kejang mendadak itu. Soalnya dicari warga ke rumah belum pulang. Cuma sendalnya aja yang ditemukan," tuturnya.
Sementara, Kapolsek Pengabuan IPTU Burnawi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya juga membenarkan adanya kejadian orang yang diduga kuat tenggelam tersebut.
“Anggota kami dan warga setempat saat ini sedang melakukan pencarian di lokasi korban diduga tenggelam,” singkatnya.
Terpisah, Dantim Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal, Ari dikonfirmasi menyampaikan, sedang melakukan persiapan untuk menuju lokasi kejadian korban yang diduga kuat tenggelam tersebut.(*/ES)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p