Tabrakan Tongkang di Sungai Pengabuan

Hanyut Bersama Pohon Nipah, Nelayan Ini Akhirnya Selamat Pasca Tabrakan Tongkang di Sungai Pengabuan


Rabu, 16 Desember 2020 - WIB - Dibaca: 2854 kali

Berjam-jam Mengapung di Sungai Pengabuan.(*) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM – Pompong nelayan yang bertambat di tongkang  BG SLM 90/Tugboat AS Power 5, terjepit lantaran tersenggol tongkang yang tergandengan dengan Tugboat ASH 03, Rabu dini hari pukul 1.30 WIB, 16 Desember 2020. Akibatnya, dua nelayan yang berada di pompong tersebut tercebur ke sungai, namun akhirnya ditemukan beberapa jam setelah kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun halosumatera.com, Rabu 16 Desember 2020, saat kejadian, Tugboat AS Power memang dalam posisi berlabuh (berhenti) di perairan Sungai Pengabuan, dengan titik koordinat S. 0°49.289, E. 103°26.117'. Tiba-tiba-tongkang yang ditarik TB ASH 03 menabrak tongkang SLM 90. Dua nelayan di perahu yang bertambat di tongkang tercebur ke sungai.

Dua korban yang tercebur ke sungai adalah Noviansyah (27)  warga Desa Sungai Seridit, dan Sarija (25), alamat Desa Serindit.

Nelayan yang bertambat di tongkang tersebut diketahui tanpa persetujuan pemilik tugboat, dengan tujuan untuk menghemat BBM.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal, Ari membenarkan insiden kecelakaan air ini, yang mengakibatkan satu nelayan hilang di perairan.

 “Dalam kejadian itu, satu orang atau awak kapal pompong nelayan berhasil diselamatkan dan satu orang hilang, belum ditemukan,"ujarnya.

Pihaknya dan tim gabungan tengah melakukan pencarian di lokasi terjadi kecelakaan itu.

Korban Hilang Ditemukan

Tim gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam akibat tabrakan tongkang di perairan Sungai Pengabuan Rabu dini hari 16 Desember 2020.

Informasi yang dihimpun korban yang sempat dinyatakan hilang, Sarija (25) itu ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB pagi ini.

Korban ditemukan mengapung bersama pohon Nipah yang hanyut dibawa air di Sungai Bram Itam. Korban akhirnya dievakuasi ke tepian untuk dilakukan penyelematan dan tindakan medis.

erkait hal itu, Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro membenarkan jika korban sudah ditemukan oleh tim gabungan saat ini korban sudah dalam evaluasi kesadaran. "Iya sudah tahap bawa ke darat,"katanya singkat.(*/ek/HS)

Tonton Vidio Selengkapnya:

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement