Ini Isi Surat Sekda Terkait Pembatalan Proyek Pengairan di LPSE


Selasa, 06 Oktober 2015 - 17:02:49 WIB - Dibaca: 2588 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pembatalan lelang di LPSE Tanjabbar terkesan tebang pilih. Sebelumnya proyek GOR sempat jadi polemik, lantaran terkesan dipaksakan pembangunannya. Sementara Tanjabbar mengalami defisit anggaran. Proyek GOR akhirnya dipangkas dari Rp 10 miliar menjadi Rp 5,7 miliar dan telah dilelangkan.

Uniknya, pada 5 Oktober 2015, TAPD Kabupaten Tanjabbar melayangkan surat ke Dinas PU Tanjabbar tentang efisiensi anggaran kegiatan fisik.

Akibatnya, ada empat paket proyek pengairan yang harus dibatalkan, sementara proyek tersebut sudah dilelangkan hingga tahap pembuktian kualifikasi calon pemenang tender.

Ini isi surat dari Bupati Tanjabbar yang ditandatangani Peltu Sekda Tanjabbar, Ir Firdaus Khatab.

Dalam rangka mengantisipasi defisit anggaran belanja Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun anggaran 2015, setelah dilakukan beberapa langkah dalam mengatasinya dan sampai saat ini sisa defisit APBD Kab. Tanjabbar Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 14.400.000,- (Empat Belas Miliar Empat Ratus Juta Rupiah).

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, khusus Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjabbar agar segera melakukan efisiensi kembali belanja kegiatan fisik yang belum mendesak dilaksanakan sebesar Rp 2.275.000.000 (Dua Miliar Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Herianto, Direktur CV Cendrawasih yang merasa dirugikan dari pembatalan proyek pengairan berencana mengajukan upaya hukum. Sebab, selama mengikuti lelang tak sedikit biaya yang dikeluarkan.

“Berarti dengan pembatalan proyek dan adanya surat dari TAPD Tanjabbar, anggaran sudah tidak ada lagi. Kedepannya, tidak ada lagi proyek yang ditenderkan,” ujar Herianto.

Dia juga menilai, pemkab khususnya Dinas PU tebang pilih dalam membatalkan kegiatan fisik. Sebelumnya, proyek GOR malah diluncurkan dengan anggaran mencapai Rp 5,7 miliar. (*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement