Ini Jawaban UAS Mengatasi Infrastruktur Jalan yang Rusak di Desa-desa


Rabu, 25 November 2020 - WIB - Dibaca: 758 kali

Debat Kandidat Paslon bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar. / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Ustad Anwar Sadat, Cabup Nomor 2 mengatakan, perlunya pembangunan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan. Hal ini menurut UAS, harus dibenahi kedepannya.

Dalam menjawab pertanyaan terkait banyaknya infrastruktur yang perlu pembenahan di Tanjabbar, UAS membenarkan. Dia menyebutkan ada tiga kecamatan, dimana banyak jalan-jalan rusak, terlebih saat musim penghujan.

Tiga wilayah itu adalah Senyerang, Pengabuan dan Seberang Kota. “Saya sudah berkeliling hampir 114 desa, dan tiga kecamatan itu yang kita temui banyak jalan rusak,” kata UAS.

UAS mengatakan, pola kedepannya yang harus dilakukan pemimpin di daerah ini  adalah pembangunan dilaksanakan sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement