KUALATUNGKAL – Lima tahun bukanlah waktu yang lama. Terasa baru saja dilantik, tinggal beberapa hari lagi akan ada wajah-wajah baru, wakil rakyat di Kabupaten Tanjabbar. Meski sebagian masih ada wajah lama yang masih bertahan di DPRD Kabupaten Tanjabbar periode 2019-2024.
Salah satunya, Faisal Riza ST MM. Dia termasuk politisi muda, yang menjabat sebagai Ketua DPRD Tanjabbar periode 2014-2019.
Pembawaan yang low profil, pria yang disapa Icol ini begitu akrab di kalangan media. Dalam situasi apapun, politisi Gerindra ini tak pernah menghindar dari pertanyaan awak media.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua di Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Tanjung Jabung Barat periode 2015 – 2020 ini tak tebang pilih dalam bergaul dengan kalangan media. Setiap pertanyaan para kuli tinta yang diterimanya, selalu dijawab dengan santai dan bersahabat.
Beberapa hari dipenghujung jabatannya selaku Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza mengisahkan sejumlah persoalan yang menjadi PR bersama di daerah ini.

“Sangat banyak program yang harus dilanjutkan, seperti infrastruktur dasar, listrik belum terpenuhi secara maksimal, indrastruktur jalan dan jembatan,” kata Icol kepada infotanjab.com, Sabtu (24/8).
Tak sampai disitu, pria yang juga terkenal pengusaha muda ini menyoroti soal ekonomi. Peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat desa sangat penting, pemanfaataan dana desa/kelurahan, serta pengelolaan BUMdes dan APBdes yang tepat sasaran akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat desa.
“Ini perlu perjuangan keras, bagi pemimpin-pemimpin berikutnya,” kata Icol.
Mengenai pemenuhan listrik, Icol menilai hampir di semua kecamatan masih ada wilayah yang belum teraliri secara permanen, disamping Kecamatan Seberang Kota dan Kuala Betara. Bahkan di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, di Desa Tungkal I masih ada yang belum menikmati listrik.
“Diperlukan kepemimpinan yang pro rakyat dan bersinergi dengan DPRD untuk memaksimalkan pembangunan di Tanjabbar,” harapnya.
Ditambahkan Icol, selain masalah Listrik dan Infrastruktur jalan dan jembatan (jalan provinsi), upaya mengembalikan dana bagi hasil migas buat Tanjabbar menjadi persoalan bersama di daerah ini. Kerja keras pemimpin daerah dan wakil rakyat perlu dipersatukan.
Bincang-bincang terakhir, Icol membahas soal air bersih. Meski air dari Tebing Tinggi sudah mengalir ke Parit Panting, program air bersih harus dilanjutkan.
“Air bersih harus terus dilanjutkan sampai bisa menikmati semua masyarakat Tanjabbar,” tukas calon anggota DPRD Provinsi Jambi ini.(*)
Editor: It Redaksi
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu