Ini Tanggapan Safrial Soal Wacana Penggantian Nama RSUD Merlung


Senin, 09 Mei 2022 - 20:24:28 WIB - Dibaca: 1478 kali

Mantan Bupati Tanjab Barat Dua Periode, Dr Ir H Safrial MS.(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR | HALOSUMATERA – Wacana penggantian nama RSUD Merlung, Suryah Khairuddin ditanggapi serius oleh mantan Bupati Tanjabbar, Dr Ir H Safrial MS. Menurut mantan Bupati Tanjabbar dua periode ini, banyak hal yang lebih penting dipikirkan untuk Tanjabbar ketimbang mempersoalkan nama RSD Merlung tersebut.

Hal ini dikatakan Dr Ir H Safrial MS saat dikonfirmasi halosumatera.com, Senin malam (9/5/22) via pesan WhatsApp.

“Apa tidak ada pekerjaan lain yang jauh lebih penting, kemudian yang nyuruh ganti nama itu dia sudah berbuat apa untuk Tanjabbar, setahu saya dia tidak pernah berbuat untuk Tanjabbar,” tulis Safrial dalam pesan WA kepada halosumatera.com.

Dikatakan mantan Dosen Unja ini, bahwa pemberian nama Suryah Khairuddin adalah atas dasar permintaan masyarakat Merlung.

“ Bukan keinginan saya. Saya kira banyak hal yang lebih penting yang harus dipikirkan Pemkab Tanjabbar, dari pada sekedar mempersoalkan nama rumah sakit,” tukas Safrial.

Ditanya apakah pemberian nama Suryah Khairuddin harus melalui persetujuan DPRD? Safrial tidak menjelaskan secara detil. "Coba anda pelajari tupoksi DPRD, apa ada kaitan dengan pemberian nama rumah sakit," tanya Safrial balik.

"Anda boleh telusuri juga ada rumah sakit Nurdin Hamzah di Tanjabtim, apakah NH itu seorang dokter atau pahlawan Nadional?" timpal Safrial sembari bertanya.

Seperti dilansir dari salah satu media, pemberian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Suryah Khairuddin yang berada di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi terus menjadi sorotan.

Kamal Firdaus, Tokoh Masyarakat Merlung yang kini lebih banyak menetap di Yogyakarta mendesak pemerintah untuk segera mengganti nama RSUD Suryah Khairuddin karena dinilai tidak ada relevansinya menggunakan nama tersebut.

Menurut Kamal Firdaus, pemberian nama Suryah Khairuddin sangat kental nepotisme di era pemerintahan Bupati Safrial pada masa itu. Bagaimana tidak, “Suryah Khairuddin” adalah nama orang tua dari Safrial. Sementara RSUD dibangun dengan menggunakan anggaran APBD bukan menggunakan uang pribadi Safrial.

Disamping itu dikatakan Kamal Firdaus, pemberian nama tersebut juga tanpa ada persetujuan dari DPRD. “Suryah Khairuddin tak lain tak bukan adalah nama bapak kandung dari Safrial yang menjabat Bupati ketika itu. Beliau bukan Dokter dan bukan pula pejuang atau Pahlawan Kemerdekaan,” kata Kamal Firdaus, Sabtu (7/5) dilansir halosumatera.com.(*/nik)

 

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar Pantau Operasi Pasar Murah di Terminal Kota

TANJABBAR – Memantau operasi pasar murah di Terminal Kota Kualatungkal, Ketua Komisi II DPRD Tanjabar Suprayogi Syaiful turun langsung ke lokasi, Sabtu (11/04

Advertorial

Ketua DPRD Hadiri Opening ORIS Experience Cafe 2 Tungkal

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani dan anggota DPRD Tanjabbar menghadiri Soft Opening ORIS Experience Cafe 2 Tungkal yang berlokasi di samping alun –

Advertorial

Sepakat, Fraksi di DPRD Tanjabbar Setujui LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers

Advertorial

DPRD Tanjabbar Bentuk Pansus Tingkatkan Pengawasan Kinerja Pemda

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal

Advertorial

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial


Advertisement