KUALATUNGKAL – Empat hari menghilang, Mukhtar alias Uwak Utar (70) warga Jalan Manunggal 2 Parit IV Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjab Barat, akhirnya ditemukan, Kamis siang (22/8).
Wak Utar ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sekitar satu kilometer dari pompong yang dikendarainya, di perairan Kualabetara.
“Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar pukul 12.00 WIB. Jasadnya ditemukan sekitar kurang lebih 1 Km dari pantai atau dari pompong korban ditemukan,” ujar Dani, Dantim Basarnas Pos Kualatungkal saat ditemui awak media, Kamis malam (22/8/19) di Kapal Basarnas bersandar, di Pelabuhan Gudang Alo Kuala Tungkal.
Dani mengungkapkan, tim Basarnas mendapatkan informasi ditemukannya korban sekitar pukul 13.00 WIB. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan dibantu masyarakat serta pihak keluarga menuju ke lokasi tempat korban ditemukan, untuk melakukan evakuasi.
“Saat dievakuasi jasad korban masih utuh, tidak ada ditemukan tanda-tanda dimangsa hewan buas," beber Dani.
Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga di Pangkal Duri, Kabupaten Tanjab Timur.
Sementara itu, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian Almarhum Mukhtar alias Uwak Utar (70) dan berdoa agar amal ibadah Almarhum diterima dan ditempatkan di sisi Allah SWT.
Jumali, anak Uwak Utar, mengungkapkan jika pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian ayahnya.
“Keluarga ikhlas, menerima. Semoga amal ibadah almarhum diterima dan semoga mendapat tempat terbaik di sisiNya," kata Jumali.
Dia berharap kepada masyarakat dan kerabat untuk dapat mengikhlaskan kepergian dan memaafkan atas kekhilafan Almarhum semasa hidupnya.
Saat ini pihak keluarga telah berangkat menuju kampung halaman di Pangkal Duri, karena Almarhum akan dimakamkan di sana.
Diberitakan sebelumnya, korban atas nama Mukhtar alias Uwak Utar ini dilaporkan hilang oleh Ahmad Berkati (29) pada tanggal 19 Agustus 2019.
Dari keterangan pihak keluarga, terakhir kali Uwak Utar berangkat dari rumah yang terletak di Parit IV Kampung Nelayan untuk berkebun di Parit 15 Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kuala Betara. Ia berangkat ke kebun menggunakan Pompong mesin.(*/eko/)
Editor: Andri Damanik
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p