Karena Defisit, Anggaran Gemma Desa Dipangkas jadi Rp 200 Juta


Kamis, 08 Oktober 2015 - 16:44:19 WIB - Dibaca: 1952 kali

Bupati Tanjabbar Usman Ermulan Saat Diwawancarai wartawan baru-baru ini.(Dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Baru-baru ini, Bupati Tanjabbar menyatakan Tanjabbar tidak mengalami defisit anggaran. Nyatanya, banyak anggaran yang menyentuh masyarakat dipangkas, seperti anggaran Gemma Desa.

Pemangkasan anggaran Gemma Desa tahun 2015 diakui Bupati Tanjabbar Usman Ermulan. Semula disalurkan Rp 360 per desa kini dipangkas menjadi Rp 200 juta per desa ataupun kelurahan.

Hal ini, juga diakui langsung oleh Bupati Tanjab Barat bahwa semula melalui APBD murni dana Gemma Desa akan disalurkan sebanyak Rp 360 juta, namun saat ini telah dikurangi menjadi Rp 200 juta/Desa ataupun Kelurahan.

“Hal ini dikarenakan lancarnya aliran dana dari Program Desa Tertinggal (PDT) yang disalurkan pemerintah pusat ke Tanjab Barat. Sehingga dari Rp 360 juta yang dianggarkan tahun ini, kita berikan Rp 200 juta, yang lalu kan sudah ada Rp 300 juta," ungkap Usman Ermulan.

Dijelaskan Usman, sebelum pemerintahan Presiden Jokowi Kabupaten, Tanjabbar telah memiliki program Gemma Desa. Setelah kepemimpinan Presiden Jokowi dana PDT selalu diterima diluar perhitungan.

“Itu menjadi dana tambahan untuk Desa atau Kelurahan. Dana ini tidak terlalu dipaksakan dari kita, karena sudah langsung dari Menteri PDT," jelasnya.

Sebelumnya, Plt Sekda Tanjab Barat, Firdaus Khatab mengatakan saat ini pemkab sudah menyalurkan dana Gemma Desa sebanyak 40 persen, sedangkan untuk pemangkasan dana desa perlu pembahasan yang dilakukan bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjab Barat.

"Inikan perencanaan dan pembahasan APBD, jadi sudah sepatutnya diputuskan secara bersama - sama antara Pemkab dan legislatif," ucap Plt Sekda beberapa waktu lalu.(*)

Penulis : Ken

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kasus ASN Ditjenpas Jambi tersangkut Peredaran Narkoba Dilimpahkan ke Kejati Jambi

JAMBI –  Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan

Berita Daerah

Saling Bongkar Lebih Baik daripada Saling Melindungi

Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m

Opini

LBH Siginjai Layangkan Keberatan ke Wali Kota Jambi, Syarat Gugatan PMHP ke PTUN

JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata

Berita Daerah

Kapolda Jambi Apresiasi Kinerja Intelijen Jaga Dinamika dan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi

Berita Daerah

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Peningkatan Mutu UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai

Advertorial


Advertisement