Karena Defisit, Anggaran Gemma Desa Dipangkas jadi Rp 200 Juta


Kamis, 08 Oktober 2015 - 16:44:19 WIB - Dibaca: 1972 kali

Bupati Tanjabbar Usman Ermulan Saat Diwawancarai wartawan baru-baru ini.(Dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Baru-baru ini, Bupati Tanjabbar menyatakan Tanjabbar tidak mengalami defisit anggaran. Nyatanya, banyak anggaran yang menyentuh masyarakat dipangkas, seperti anggaran Gemma Desa.

Pemangkasan anggaran Gemma Desa tahun 2015 diakui Bupati Tanjabbar Usman Ermulan. Semula disalurkan Rp 360 per desa kini dipangkas menjadi Rp 200 juta per desa ataupun kelurahan.

Hal ini, juga diakui langsung oleh Bupati Tanjab Barat bahwa semula melalui APBD murni dana Gemma Desa akan disalurkan sebanyak Rp 360 juta, namun saat ini telah dikurangi menjadi Rp 200 juta/Desa ataupun Kelurahan.

“Hal ini dikarenakan lancarnya aliran dana dari Program Desa Tertinggal (PDT) yang disalurkan pemerintah pusat ke Tanjab Barat. Sehingga dari Rp 360 juta yang dianggarkan tahun ini, kita berikan Rp 200 juta, yang lalu kan sudah ada Rp 300 juta," ungkap Usman Ermulan.

Dijelaskan Usman, sebelum pemerintahan Presiden Jokowi Kabupaten, Tanjabbar telah memiliki program Gemma Desa. Setelah kepemimpinan Presiden Jokowi dana PDT selalu diterima diluar perhitungan.

“Itu menjadi dana tambahan untuk Desa atau Kelurahan. Dana ini tidak terlalu dipaksakan dari kita, karena sudah langsung dari Menteri PDT," jelasnya.

Sebelumnya, Plt Sekda Tanjab Barat, Firdaus Khatab mengatakan saat ini pemkab sudah menyalurkan dana Gemma Desa sebanyak 40 persen, sedangkan untuk pemangkasan dana desa perlu pembahasan yang dilakukan bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjab Barat.

"Inikan perencanaan dan pembahasan APBD, jadi sudah sepatutnya diputuskan secara bersama - sama antara Pemkab dan legislatif," ucap Plt Sekda beberapa waktu lalu.(*)

Penulis : Ken

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement