Ke Sekolah Naik Truk, Ini Tanggapan Dewan


Senin, 02 Oktober 2017 - 07:57:01 WIB - Dibaca: 2054 kali

Anggota Komisi DPRD Tanjabbar Alamsyah. (Dok/net) / HALOSUMATERA.COM

MUARAPAPALIK - Prihatin, anak sekolah yang tinggal di wilayah PT CKT, Rantau Badak, Kecamatan Muarapapalik harus mengendarai truk untuk belajar ke sekolahnya. Hal ini mendapat respon dari Anggota DPRD Dapil Ulu, Alamsyah.

Politisi Gerindra ini meminta kepada Managemen PT CKT segera menyediakan armada sekolah untuk anak-anak yang tinggal di lingkungan perusahaan.

Kata dia, sangat tidak etis perusahaan tidak memikirkan kelangsungan pendidikan bagi anak-anak dari karyawannya sendiri.

"Sudah sewajarnya, perusahaan menyediakan fasilitas. Orang tua mereka (anak sekolah,red) kan karyawan PT CKT," kata dia.

Apalagi, lanjut Alamsyah, pelajar yang ada di lingkungan sekitar harus belajar ke kabupaten tetangga.

"Ini harus menjadi perhatian bersama, pemerintah jangan tinggal diam. Bila memungkinkan di bangun lagi sekolah, sehingga anak-anak itu tidak perlu sekolah ke Muarojambi," timpal mantan Kades ini.

Diwartakan sebelumnya, pelajar Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang tinggal di Komplek Perumahan PT Citra Koperasindo Tani (CKT), Desa Rantau Badak, KM 73 harus bersekolah ke Kabupaten Muarojambi. Pasalnya, jarak sekolah di kabupaten tetangga ini lebih dekat dibanding sekolah yang ada di Muarapapalik.

Salah seorang orang tua murid yang tinggal di perumahan karyawan CKT membenarkan hal ini. Anaknya terpaksa bersekolah ke SDN 231 Muarojambi yang terletak 20 kilometer dari rumahnya.

"Lebih dekat ke Muarojambi daripada di Rantau Badak," kata karyawan CKT ini sembari meminta infotanjab.com merahasiakan namanya.

Lebih parah lagi, anaknya dan siswa lainnya harus numpang truk setiap harinya. Hal ini dikarenakan, tidak adanya kendaraan khusus yang disiapkan perusahaan.

"Bukan anak saya saja, di afdeling I saja ada dua puluhan anak, lain lagi di afdeling 2 dan 3," kata pria berdarah Batak ini.

Dirinya berharap, ada perhatian dari Managemen PT CKT untuk menyiapkan sarana transportasi anak sekolah di lingkungan perusahaan tersebut.

"Prihatin, anak-anak di sini numpang mobil truk kalau ke sekolah, sampai baju menguning kena debu," timpal pria yang baru dua tahun bekerja di perusahaan sawit ini.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional

Fitri Amalia PFI Jambi: Bijak Bermedsos, Saring Informasi Sebelum Sharing

JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H

Opini

Pemkab Tanjabbar dan Kejari Resmi Perpanjang MoU, Fokus Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadan di Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma

Advertorial


Advertisement