KUALATUNGKAL – Jelang lebaran, sejumlah titik rawan kemacetan lalulintas di dalam kota, tak bisa terbendung. Ruas jalan yang setiap tahun menjadi langganan macet adalah Jalan Asia dan Jalan Kemakmuran.
Meski ada petugas yang kerab mengatur lalulintas, tumpukan kendaraan dan jalur dua arah membuat macet semakin parah.
Terpantau, Senin Siang, lokasi ini begitu padat kendaraan. Apalagi, mobilitas kendaraan dari arah pelabuhan speedboat, menambah kemacetan panjang.
Petugas dari Dishub Tanjabbar dan Polres Tanjabbar begitu tampak kewalahan mengatasi kemacetan tersebut.
Tak hanya itu, langganan macet juga terjadi di sekitar Masjid Raya Al Muttaqin. Para pedagang yang menggelar lapak di sayap kiri jalan, menghadapi ramainya pengunjung dan pembeli.
Pengguna jalan dari arah depan masjid Raya pun terlihat sangat sulit terurai dalam jebakan kemacetan yang terjadi, ada becak memaksa melampau pengendara sepeda motor begitupun sebaliknya pengendara roda empat tidak sabar menggunakan otoritasnya membunyikan klakson yang memekakkan teliga.
Namun di tengah semrawutnya kondisi ini dari arah depan Masjid Raya tiba-tiba terjadi bunyi ledakan yang mengejutkan banyak orang dengan gerak replek orang-orang mulai mencari sumber bunyi ledakan tersebut.
Ternyata bukan bom atau granat yang meledak, sebuah mobil yang tidak diketahui nomor polsi kendaraan tersebut, pecah ban. "Oh mobil itu pecah ban," gumam seorang pria yang duduk di atas sepeda motor dan tengah terjebak dalam kemacetan tersebut.
Sesaat setelah bunyi ledakan itu orang-orang tengah berbelanja melanjutkan kembali keasyikannya berbelanja di pasar obral.
Semua orang terlihat sempat terusik sejenak dengan bunyi yang tidak biasa, kekagetan diwajah belum hilang namun suasana macet belum juga terurai, mobil yang mengalami pecah ban mungkin akan tetap menjadi sumber pembawa macet.
Dilokasi ini jika tidak ada upaya menyingkirkannya dari sana, entahlah, orang-orang tidak penuh, pengendara tetap memaksa keluar dari kebisingan dan kepadatan manusia di sekitarnya.
Anehnya aparat keamanan baik Satpol PP, Satgas Dishub dan Polantas tidak terlihat menurunkan bantuan pengamanan masyarakat terhadap kondisi ini, bagaimana jika ledakan yang membahayakan benar-benar terjadi, apa jadinya? (*)
Penulis : Musdalifah
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Albert Chaniago, SP, turut hadir dalam Musyawarah P
TANJABBAR - Semangat perjuangan bersama dalam membangun daerah tergambar jelas dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-68 yang berlangsung khi
TANJABBAR - Memasuki masa Reses ke-II tahun sidang 2024/2025, Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mari
TANJABBAR - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Albert Chaniago, S.P.
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar (Tanjabbar), Albert Chaniago, S.P., menghadiri rapat koordinasi terkait penyelesaian permasalahan jalan Lintas