JAMBI - Masyarakat Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci sepakat untuk mencoblos pasangan Fachrori Umar-Syafril Nursal di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 9 Desember mendatang. Apalagi Syafril Nursal merupakan putra daerah yang mewakili masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh di pesta demokrasi tahun ini.
Ini terlihat dalam kegiatan simulasi pencoblosan yang dilakukan tim pemenangan di Kecamatan Sitinjau Laut, Sabtu (31/10) kemarin. Bahkan masyarakat sudah tidak sabar untuk datang ke TPS untuk betul-betul menyalurkan hak pilih mereka.
Salah satu tokoh masyarakat, Candra Purnama memperagakan tata cara pencoblosan. Dalam bilik suara nanti, kata Candra, fokus pada nomor 2, lalu coblos.
"Terserah mau coblos di bagian mana, mau bagian dada, mulut, kepala tidak apa-apa, tapi yang penting coblos bagian dalam kotak nomor urut 2," kata Candra Purnama dihadapan puluhan masyarakat yang hadir dalam tatap muka bersama di lapangan bulutangkis, Desa Hiang.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh ini mengingatkan, setelah mencoblos nomor 2, kertas suara dilipat dan masukkan kedalam kotak suara. "Sebelum mencoblos baca bismillah dulu, setelah itu baru baca alhamdulillah," bebernya.
Selanjutnya masyarakat lalu bergantian mencoblos pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur Jambi nomor urut 2, Fachrori Umar-Syafril Nursal.(*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata