Mulyani: Pembangunan di Tanjabbar Ini Harus Dilanjutkan


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1165 kali

Safari Politik Cabup Tanjabbar nomor urut 1, Mulyani Siregar di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara.(*) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Mulyani Siregar calon bupati Tanjabbar nomor urut 1 terus menyapa warga di desa-desa. Cabup yang berpasangan dengan Amin Abdullah ini tak bosan-bosannya memberikan keyakinan kepada warga, agar pembangunan di Tanjabbar terus dilanjutkan.

Dalam kunjungannya ke rumah tokoh masyarakat di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara, Adri, Cabup yang diusung PDIP, Partai Golkar dan PPP ini mengapresiasi lantaran dirinya bersama rombongan diberikan waktu untuk menyampaikan visi dan misi.

Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan MULIA yang telah berjuang keras untuk mengambil hati masyarakat, dan meyakinkan program yang logis tanpa ada muluk-muluk.

Mantan Ketua DPRD Tanjabbar ini merasa bersyukur, saat ini desa-desa di Tanjabbar sudah lebih baik. Sejak ada pemekaran pada 2017 silam, Tanjabbar ini juga kebagian dana desa dari pusat.

“Ya pemekaran desa ini juga di zaman Pak Safrial, dan waktu itu saya juga di unsur pimpinan DPRD, yang sama-sama berjuang untuk pemekaran desa. Alhamdulillah ini terwujud,” ujarnya.

Kata Mulyani, tujuan dari pemekaran desa bukan sekedar untuk gagah-gagahan saja, tetapi untuk membantu masyarakat dalam pelayanan di desanya. Sehingga bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor desa, akan kesulitan mengurus administrasi. “Namun sejak desa dimekarkan, semua bisa teratasi Alhamdulillah,” kata Mulyani.

Mulyani menambahkan, saat ini infrastruktur di desa-desa juga sudah mulai membaik, begitu juga dengan banyaknya desa-desa yang telah tersentuh jaringan listrik. Artinya, listrik di desa sudah sebagian besar sudah masuk.

“Kedepannya, saya dan pak Amin, memiliki pandangan yang sama untuk melanjutkan pembangunan yang telah diprogramkan bupati sebelumnya. Insya Allah jika diberi kepercayaan oleh masyarakat, kita melanjutkan program yang sudah dibuat Pak Safrial. Kita tidak ingin pembangunan di daerah ini tarik ulur, harus tuntas kedepannya,” ujarnya.

Suami dari Hotmaida Sianturi ini juga mengaku memiliki tanggungjawab moral, untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada. “Karena ada tanggungjawab yang besar secara politik dan moral, makanya saya berhenti dari ketua DPRD dan mencalon bupati. Begitu juga Pak Amin, pensiun dini dari PNS, demi Tanjabbar, ” tukasnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial


Advertisement