Mulyani: Pembangunan di Tanjabbar Ini Harus Dilanjutkan


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1073 kali

Safari Politik Cabup Tanjabbar nomor urut 1, Mulyani Siregar di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara.(*) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Mulyani Siregar calon bupati Tanjabbar nomor urut 1 terus menyapa warga di desa-desa. Cabup yang berpasangan dengan Amin Abdullah ini tak bosan-bosannya memberikan keyakinan kepada warga, agar pembangunan di Tanjabbar terus dilanjutkan.

Dalam kunjungannya ke rumah tokoh masyarakat di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara, Adri, Cabup yang diusung PDIP, Partai Golkar dan PPP ini mengapresiasi lantaran dirinya bersama rombongan diberikan waktu untuk menyampaikan visi dan misi.

Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan MULIA yang telah berjuang keras untuk mengambil hati masyarakat, dan meyakinkan program yang logis tanpa ada muluk-muluk.

Mantan Ketua DPRD Tanjabbar ini merasa bersyukur, saat ini desa-desa di Tanjabbar sudah lebih baik. Sejak ada pemekaran pada 2017 silam, Tanjabbar ini juga kebagian dana desa dari pusat.

“Ya pemekaran desa ini juga di zaman Pak Safrial, dan waktu itu saya juga di unsur pimpinan DPRD, yang sama-sama berjuang untuk pemekaran desa. Alhamdulillah ini terwujud,” ujarnya.

Kata Mulyani, tujuan dari pemekaran desa bukan sekedar untuk gagah-gagahan saja, tetapi untuk membantu masyarakat dalam pelayanan di desanya. Sehingga bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor desa, akan kesulitan mengurus administrasi. “Namun sejak desa dimekarkan, semua bisa teratasi Alhamdulillah,” kata Mulyani.

Mulyani menambahkan, saat ini infrastruktur di desa-desa juga sudah mulai membaik, begitu juga dengan banyaknya desa-desa yang telah tersentuh jaringan listrik. Artinya, listrik di desa sudah sebagian besar sudah masuk.

“Kedepannya, saya dan pak Amin, memiliki pandangan yang sama untuk melanjutkan pembangunan yang telah diprogramkan bupati sebelumnya. Insya Allah jika diberi kepercayaan oleh masyarakat, kita melanjutkan program yang sudah dibuat Pak Safrial. Kita tidak ingin pembangunan di daerah ini tarik ulur, harus tuntas kedepannya,” ujarnya.

Suami dari Hotmaida Sianturi ini juga mengaku memiliki tanggungjawab moral, untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada. “Karena ada tanggungjawab yang besar secara politik dan moral, makanya saya berhenti dari ketua DPRD dan mencalon bupati. Begitu juga Pak Amin, pensiun dini dari PNS, demi Tanjabbar, ” tukasnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement