Mulyani: Pembangunan di Tanjabbar Ini Harus Dilanjutkan


Jumat, 20 November 2020 - WIB - Dibaca: 1148 kali

Safari Politik Cabup Tanjabbar nomor urut 1, Mulyani Siregar di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara.(*) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Mulyani Siregar calon bupati Tanjabbar nomor urut 1 terus menyapa warga di desa-desa. Cabup yang berpasangan dengan Amin Abdullah ini tak bosan-bosannya memberikan keyakinan kepada warga, agar pembangunan di Tanjabbar terus dilanjutkan.

Dalam kunjungannya ke rumah tokoh masyarakat di Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kualabetara, Adri, Cabup yang diusung PDIP, Partai Golkar dan PPP ini mengapresiasi lantaran dirinya bersama rombongan diberikan waktu untuk menyampaikan visi dan misi.

Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan MULIA yang telah berjuang keras untuk mengambil hati masyarakat, dan meyakinkan program yang logis tanpa ada muluk-muluk.

Mantan Ketua DPRD Tanjabbar ini merasa bersyukur, saat ini desa-desa di Tanjabbar sudah lebih baik. Sejak ada pemekaran pada 2017 silam, Tanjabbar ini juga kebagian dana desa dari pusat.

“Ya pemekaran desa ini juga di zaman Pak Safrial, dan waktu itu saya juga di unsur pimpinan DPRD, yang sama-sama berjuang untuk pemekaran desa. Alhamdulillah ini terwujud,” ujarnya.

Kata Mulyani, tujuan dari pemekaran desa bukan sekedar untuk gagah-gagahan saja, tetapi untuk membantu masyarakat dalam pelayanan di desanya. Sehingga bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor desa, akan kesulitan mengurus administrasi. “Namun sejak desa dimekarkan, semua bisa teratasi Alhamdulillah,” kata Mulyani.

Mulyani menambahkan, saat ini infrastruktur di desa-desa juga sudah mulai membaik, begitu juga dengan banyaknya desa-desa yang telah tersentuh jaringan listrik. Artinya, listrik di desa sudah sebagian besar sudah masuk.

“Kedepannya, saya dan pak Amin, memiliki pandangan yang sama untuk melanjutkan pembangunan yang telah diprogramkan bupati sebelumnya. Insya Allah jika diberi kepercayaan oleh masyarakat, kita melanjutkan program yang sudah dibuat Pak Safrial. Kita tidak ingin pembangunan di daerah ini tarik ulur, harus tuntas kedepannya,” ujarnya.

Suami dari Hotmaida Sianturi ini juga mengaku memiliki tanggungjawab moral, untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada. “Karena ada tanggungjawab yang besar secara politik dan moral, makanya saya berhenti dari ketua DPRD dan mencalon bupati. Begitu juga Pak Amin, pensiun dini dari PNS, demi Tanjabbar, ” tukasnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sepakat, Fraksi di DPRD Tanjabbar Setujui LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers

Advertorial

DPRD Tanjabbar Bentuk Pansus Tingkatkan Pengawasan Kinerja Pemda

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal

Advertorial

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial


Advertisement